REFLEKSI | Tak Mau Berniat
Maksudnya Apa ? Allah ingin menyapa dan mengingatkan mata hati kita ! Ada yang salah dengan apa yang kita, dan kamu lakukan dalam memulai, melaksanakan, dan menyikapi apa hakekat dari maksud ibadah kita.
Pemahaman yang picik itu hadir dari menutup mata hati. Pemahaman yang picik itu hadir dari adanya, bentuk sifat rasa sombong, adanya keegoan diri, sudah jumawa pasti akan mendapat ridhoNya...hmm.
Padahal Tuhannya sedang membiarkannya, dan mengolok olok kita..."kepedean," kita sungguh sangat celaka...semuanya berawal dari niat.
Niat itu seperti kunci pembuka. Tak akan masuk kita pada ruang di dalam, yang dihalangi pintu terkunci. Niat itu seperti stater "on off" sebuah kendaraan, yang akan membuat si kendaraan hidup dan bisa berjalan melaju. Niat itu seperti keran air yang dibukakan, sehingga air deras bisa kita dapatkan.
Kita selalu teracuni pemahaman picik. Hanya untuk membuat hati kita jadi halus saja kita tidak mau. Niat adalah kehalusan hati itu. Niat adalah sebuah kelembutan. Niat adalah sentuhan awal, yang akan membawa kita pada pelukanNya.
Yaa, bagi kalian yang tak mau gayung bersambut, lakukan apa sesuka hatimu Ketika diberi paham dan kalian merasa benar, dan tak mau menyelami berintrospeksi... Berarti apa yang ditulis ini tak kalian pahami maksudnya... Bila Allah saja sudah memperolok olok dirimu, berarti ada setan, yang sudah memenangkan perangnya, yang sudah membuatmu keblinger so benar, yang tak mau, dirimu menjadi manusia pembelajar !! Hmm...***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!