REFLEKSI | Naluri illahiyah
Mengapa kemampuan naluri bisa seperti itu ?
Karena jika untuk naluri yang sudah terlatih, maka otomatis ia mampu menangkap dan membaca skenario Allah itu sendiri ! Bukankah kita hidup didunia ini sedang memainkan peran !
Siapa pemberi perannya ? Bagaimana akhir peran kita ? Semua sudah tercatat !
Yakinkan !! Bahwa apa yang kita akan lakukan, dan akan diperbuat itu sudah ada tercatat dalam catatan skenario Nya ?
Sehingga lahir, hidup, mati, berprosesnya kita, Allah sudah atur !
Maka pahit, jodoh, Pati, Bagja, Cilaka nya diri, sesuatu yang pasti pada diri kita, dan Allah sudah takdirkan kita pada hal-hal tersebut.
Sahabat... Antara diri dan naluri, jika sudah menyatu ia akan menguatkan potensi diri. Potensi jiwa. Potensi hati. Dan potensi diri itulah yang akan menguatkan iman dan ketaqwaan kita pada sang pencipta. Semoga kita mampu menumbuhkan naluri illahiyah kita sebaik mungkin. Insyaallah kita bisa, dan diberi kemampuan memperjuangkan kepekaan naluri kita, amin. Alhamdulillah.
***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!