REFLEKSI | Naluri illahiyah
Oleh Bambang Melga Suprayogi M.Sn.
BAGAIMANA kabar naluri kita ?
Apakah ia bagaikan bunga, yang mekar, dan harum mewangi ? Apakah ia hidup dalam siraman keruhanian.
Ataukah telah karam, mati tengelam, karena spirit kita condong pada merusak diri kita sendiri!
Naluri kita adalah modal harta Karun yang unik, ia melekat pada diri kita, menempati posisi terhormat, sebagai radarnya diri.
Dimana radar yang mampu membaca pesan, seperti halnya satelit yang ditempatkan di orbit, yang mampu menangkap apapun citra yang ada di bumi sebagai sebuah catatan, yang akan menjadi bahan kajian.
Seperti itu Naluri dalam diri kita, ia bagaikan satelit, yang sangat peka dan mampu menangkap sinyal-sinyal langit, yang datangnya dari perbendaharaan illahi.
Bedanya satelit bumi yang diorbit, hanya untuk menangkap sinyal dibumi, sedangkan satelit naluri kita yang ada dalam diri, mampu menangkap sinyal langit, sekaligus sinyal bumi, subhanallah!!
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!