REFLEKSI | Kotak Amal itu Isinya Bukan Doa
Jangan bangga menjadi orang baik yang lemah. Jadilah orang baik yang berdaya.
Ingatlah, Tuhan tidak akan bertanya seberapa puitis doa yang kita panjatkan. Dia Maha Tahu, tapi benda-benda di sekeliling kita semen masjid, seragam anak yatim, beras kaum dhuafa mereka adalah saksi mata yang butuh bukti nyata, bukan sekadar simpati.
Uang hanyalah kertas. Tapi di tangan seorang mukmin yang kuat, kertas itu bisa berubah menjadi Sayap.
Sambil beranjak dari kursi ini, mari kita bawa satu pertanyaan yang menusuk ulu hati untuk teman perjalanan seharian ini:
"Jika hari ini Tuhan memanggil kita pulang, dan kotak amal masjid di dekat rumah kita diminta bersaksi... apakah dia akan mengenang kita sebagai 'Pahlawan' yang sering mengisinya, atau dia hanya mengingat kita sebagai 'Penonton' yang cuma numpang lewat?".***
#Renungan pagi di meja kecil Cimenyan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!