Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

REFLEKSI | Kotak Amal itu Isinya Bukan Doa

ED
Minggu, 4 Januari 2026 | 09:55 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Kotak Amal itu Isinya Bukan Doa

​Jangan Sampai Orang Jahat Lebih "Kaya" dari Orang Baik.

Ini ketakutan terbesar saya. Jika orang-orang baik sibuk memusuhi uang dan memilih hidup pas-pasan demi alasan "zuhud", lantas siapa yang menguasai ekonomi?

Para bandar judi. Para penipu skema Ponzi. Para kapitalis rakus. Akibatnya? Kejahatan punya modal triliunan untuk merusak generasi, sementara kebaikan harus mengemis di lampu merah pakai jaring ikan demi membangun tempat ibadah.

​Menyeruput Pahitnya Realita. ​Saya teguk kopi hitam ini sampai ke ampas. Pahit. Sepahit kenyataan bahwa kita tidak bisa menolong orang tenggelam hanya dengan berteriak dari pinggir sungai. Kita butuh perahu, butuh pelampung, butuh tali.

Dan semua itu ada harganya. ​Berhentilah memusuhi uang seolah ia setan. Berdamailah dengannya. Kejar dia. Tangkap dia sebanyak-banyaknya. Lalu, jangan simpan di bawah bantal. Segera "sucikan" dia.

Jebloskan dia ke dalam penjara kotak amal. Paksa dia bekerja keras untuk membiayai jalan kita menuju tempat terbaik di akhirat nanti.

​Saya meletakkan cangkir kopi yang sudah kosong ke atas lepeknya. Bunyi klanting kecil memecah keheningan pagi Cimenyan. Cangkir itu sudah selesai menunaikan tugasnya: memberi saya rasa.

​Sekarang giliran kita menunaikan tugas: memberi dunia tenaga. ​Berhentilah berlindung di balik romantisme "hidup sederhana" jika itu sebenarnya hanyalah nama lain dari ketidakmampuan kita untuk bertarung.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.