REFLEKSI | Kemuliaan
Terlarang bepergian, bilapun keluar, ia harus dengan muhrimnya, wajib didampingi !
Susah sepertinya jika itu diterapkan di kita, di Indonesia !
Perbedaan budaya, dan beda kepercayaan dalam hal di sisi keamanan untuk wanita, insyaallah, bagi wanita di kita nusantara ini aman..
Lagi-lagi, kita ini latah...!
Maunya ikut-ikutan kaya di negeri Arab, tapi mentalitasnya masih belum mau siap untuk dikurung
Hal di atas sengaja penulis gugah, agar kita tahu, bahwa kemuliaan itu hadir, bukan karena apa yang kita kenakan.
Tapi munculnya kemuliaan diri itu, datang sebagai sesuatu nilai-nilai, cahaya keilahiahan, yang hadir menyertai kita, muncul dari perilaku, dan pemahaman yang mampu kita serap, dan pemahaman itu memberi pencerahan pada diri kita, khususnya, dalam memahami kebesaran sang penciptaNya.
Sumpah, Allah tak melihat bungkus. Dia tahu kok bagaimana diri kita!! Bagaimana amburadulnya, bagaimana rapuhnya, bagaimana sok ia nya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!