REFLEKSI | Islam Membentuk Budi Pekerti
Jika Ahlaq kita dari yang awalnya keras, lalu bisa berubah menjadi lembut, setelahnya kita berguru, atau memanuti seorang ulama yang kita panuti, yang kita belajar kepadanya, dan ahlaq atau perubahan diri kita menjadi baik itu terasa, maka kita telah menemukan guru yang tepat, sebagai pembimbing diri kita yang benar.
Semoga Allah mempertemukan kita, dengan para guru Sholeh, yang mampu memandu melembutkan hati kita, bukan malah makin mengeraskan hati ini.
Semoga Allah menjauhkan kita dari guru yang akan merusak Ahlaq kita, membuat kita banyak membenci sesama, yang tidak sesuai dengan ahlaq mulia Nabi kita.
Semoga kita mampu mencintai Nabi, dengan segenap kecintaan kita, untuk meniru Ahlaq Nabi yang kita rindukan, sehingga ahlaq mulia itu mampu kita miliki.
Dalam sebuah doa, dari kedalaman hati seorang hamba, tentunya doa yang sama seperti di bawah ini, sering kita dengar; "Ya Allah Buang Rasa Benci, Iri, dan Hasut, dalam hati kami, sehingga kami mampu melihat sosok guru-guru kebaikan yang engkau sembunyikan dari mata penglihatan kami, hingga kami bisa menemukan ia, untuk kami petik ilmu dan Ahlaqnya, sehingga kami memiliki kemulian seperti kemulian Nabi, yang kami teladani...amin". ***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!