REFLEKSI | Dakwahmu Harus Bijak
Coba kita perhatikan ! Apa yang dilakukan sebagian para pendakwah saat ini, lewat konten sosial mereka, bisa kita dapati, gaya dakwahnya sangat menyerempet padahal yang sifatnya perlawanan, sering kali sifatnya memprovokasi umat !
Apa yang umat dapat ? Tidak ada !
Selain dakwah mereka hanya mengeraskan hati para jamaahnya !
Mengaduk unsur emosi, dan sangat meletupkan gesekan, dan perpecahan.
Ini sangat terasa sekali efeknya, di media sosial.
Dan untuk membentengi hal tersebut, umat harus pandai memilih sosok penceramah yang santun dan bijaksana.
Nabi memberi contoh terlebih dahulu, sebelum ia menyampaikan dakwahnya. Sampai beliau harus mengganjal perutnya dengan batu, saking menahan laparnya.
Coba perhatikan, ketika Nabi SAW mengajarkan hidup sederhana, ia yang semula kaya raya, hidup bergelimang harta, sampai harus memberi contoh, hidup dalam garis kemiskinan, setelah di angkatnya ia menjadi seorang Nabi, sehingga apa yang di wariskan pada anaknya pun bukanlah harta kekayaan !
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!