Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026 206 Nakes Dikirim ke Flores, Netty Soroti Keselamatan Tenaga Kesehatan 27 Aug 2026 Puteri Komarudin Dukung Kepemimpinan Perempuan di Bank Indonesia 27 Aug 2026 Jual SIM Palsu, Pria di Sukabumi Dibekuk Polisi 27 Aug 2026 Ketua Komisi B DPRD Jember Laporkan Dugaan Perusakan Gumuk Lumpang ke Polres Jember 27 Aug 2026 Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026 206 Nakes Dikirim ke Flores, Netty Soroti Keselamatan Tenaga Kesehatan 27 Aug 2026 Puteri Komarudin Dukung Kepemimpinan Perempuan di Bank Indonesia 27 Aug 2026 Jual SIM Palsu, Pria di Sukabumi Dibekuk Polisi 27 Aug 2026 Ketua Komisi B DPRD Jember Laporkan Dugaan Perusakan Gumuk Lumpang ke Polres Jember 27 Aug 2026

REFLEKSI | Berdialog dengan Allah

ED
Jumat, 8 April 2022 | 06:13 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Berdialog dengan Allah

Oleh Bambang Melga Suprayogi M.Sn.

BAHASA komunikasi manusia adalah kata-kata, itu bila kita berdialog dengan sesama manusia dalam wujudnya yang nyata.

Bagaimana jika kita berkomunikasi dengan manusia lainnya, yang berbeda bahasa, tentunya kita masih punya bahasa isyarat, jika kita tidak bisa bahasanya, atau juga dengan mempergunakan bahasa tubuh, baik itu dengan mimik, maupun gesture. Akan berbeda, jika kita faham bahasanya, sehingga tidak usah pakai bahasa isyarat, atau pun bahasa tubuh, jika kita faham dalam pola berinteraksinya.

Lalu bagaimana kita berdialog dengan Allah ? Bahasa apa yang kita harus pakai ? Dan bagaimana caranya memulai dialog kita itu denganNya ?

Berdialog dengan Allah pernah dilakukan oleh beberapa Nabi, ada peristiwa Nabi Musa, berdialog dengan Allah yang sangat terkenal itu, sampai akhirnya sang Nabi ini, ingin sekali ia melihat wajah dari sang penciptaNya, yang pada akhirnya ia (Musa) tak mampu menatapnya, bahkan ia jatuh tersungkur pingsan, sementara Gunung Sinai, hancur berantakan karena peristiwa itu.

Artinya apa ? Allah hanya bisa ditatap bukan oleh mata biasa kita ! Mata kita tak akan mampu menatapnya secara langsung.

Itu seperti halnya jika kita menatap Matahari pada saat siang hari, yang ada, silau mata kita saat menatap sang matahari, dan sungguh tak jelas apa yang kita lihat.

Sebab wujud dari matahari itu sendiri, tak bisa kita tangkap, hanya cahaya putih yang menyilaukan dan bisa merusak mata jika kita bersitegang memaksakan kehendak kita itu, dan ini pun adalah, peristiwa, yang menunjukan, betapa bodohnya kita, jika sampai kita harus melakukan itu.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.