REFLEKSI | Allah Tak Bisa Ditipu
12. Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari.
13. Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Berimanlah kamu sebagaimana orang lain telah beriman!” Mereka menjawab, “Apakah kami akan beriman seperti orang-orang yang kurang akal itu beriman?” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang kurang akal, tetapi mereka tidak tahu.
14. Dan apabila mereka berjumpa dengan orang yang beriman, mereka berkata, “Kami telah beriman.” Tetapi apabila mereka kembali kepada setan-setan (para pemimpin) mereka, mereka berkata, “Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok.”
15. Allah akan memperolok-olokkan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan.
Lalu Al-Baqarah ayat 17 menjawab secara tegas siapa mereka itu, seperti apa yang telah di tuliskan di atas.
Sampai sini, maka berhati-hatilah kita pada ciri ciri manusia munafik dalam topeng apapun, baik ia ilmuwan, pesohor, tokoh masyarakat, agamawan, pengusaha, penguasa, dan politisi, serta lain-lannya.
Orang munafik pastinya, ia akan sangat tega menghancurkan citra nama baik agamanya sendiri ! Ia tak peduli marwah agamanya telah ia injak-injak kehormatannya. Ia sangat menikmati, letupan, dan kebencian antar golongan yang ia kobarkan. Perkataannya bagai racun, perbuatannya mampu menyulut api perpecahan.
Lalu bagaimana dengan kondisi masyarakat kita sekarang ?
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!