Refleksi Akhir Tahun, MUI Ajak Rancang Konsep Lintas Agama Ramah Lingkungan
“Kalau soal teologi kapita syari’ah, sudah jelas hukumnya dalam Al-Qur’an surat Al-Kafirun ayat 6, ” ujarnya.
“Lakum dinukum waliyadin, yang artinya untukmu agamamu, dan untukku agamaku, ” lanjutnya.
Kiai Manan mengatakan, tanda kerusakan di muka bumi itu akibat ulah tangan manusia.
Dia berharap, acara Forum Komunitas Hijau Nusantara ini menjadi renungan reflektif bagi masyarakat sekitar di tengah kondisi lingkungan yang kini sedang tidak baik-baik saja.
“Kami mengajak umat masing-masing agama membuat teologi kerukunan tentang bagaimana lingkungan ini menjadi baik nantinya untuk anak cucu kita kedepannya, ” ungkapnya. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!