JKCI 2026 Perkuat Posisi Jember sebagai Pusat Industri Cerutu Asia 2 Aug 2026 Tanggap Darurat Berakhir, Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi Masuk Tahap Pemulihan 2 Aug 2026 Nazriel Bersinar, Gelandang Muda PERSIB Bidik Final dan Gelar Juara 2 Aug 2026 Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun, Pembiayaan Tumbuh di Tengah Ekonomi Dinamis 2 Aug 2026 Ascott Percepat Ekspansi di Vietnam, Tambah 9 Properti Baru dan Lebih dari 3.200 Unit 2 Aug 2026 Jasa Marga Bawa UMKM Binaan Tampil di Indonesia Fashion Week 2026 2 Aug 2026 President University Juara, Student Design Sprint 2026 Cetak Arsitek Masa Depan 2 Aug 2026 Indonesia On Fire, Herdman Soroti Finis Mematikan 2 Aug 2026 IKEA Kampanyekan "Luangkan Ruang" untuk Hunian Lebih Nyaman 2 Aug 2026 Jangan Cuma Beli Rumah! Ini Dana Perawatan yang Wajib Disiapkan Setiap Bulan 2 Aug 2026 JKCI 2026 Perkuat Posisi Jember sebagai Pusat Industri Cerutu Asia 2 Aug 2026 Tanggap Darurat Berakhir, Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi Masuk Tahap Pemulihan 2 Aug 2026 Nazriel Bersinar, Gelandang Muda PERSIB Bidik Final dan Gelar Juara 2 Aug 2026 Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun, Pembiayaan Tumbuh di Tengah Ekonomi Dinamis 2 Aug 2026 Ascott Percepat Ekspansi di Vietnam, Tambah 9 Properti Baru dan Lebih dari 3.200 Unit 2 Aug 2026 Jasa Marga Bawa UMKM Binaan Tampil di Indonesia Fashion Week 2026 2 Aug 2026 President University Juara, Student Design Sprint 2026 Cetak Arsitek Masa Depan 2 Aug 2026 Indonesia On Fire, Herdman Soroti Finis Mematikan 2 Aug 2026 IKEA Kampanyekan "Luangkan Ruang" untuk Hunian Lebih Nyaman 2 Aug 2026 Jangan Cuma Beli Rumah! Ini Dana Perawatan yang Wajib Disiapkan Setiap Bulan 2 Aug 2026

Tanggap Darurat Berakhir, Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi Masuk Tahap Pemulihan

Desi Rossilawati Andri Somantri
Minggu, 2 Agustus 2026 | 17:45 WIB
Bagikan
Tanggap Darurat Berakhir, Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi Masuk Tahap Pemulihan

Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, yang dilanda kebakaran./visi.news/ist.

VISI.NEWS – Masa tanggap darurat bencana kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, resmi berakhir pada Jumat (31/7/2026). Seiring berakhirnya masa tanggap darurat tersebut, penanganan bencana akan berlanjut ke tahap transisi menuju pemulihan.

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan masa tanggap darurat kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya telah ditetapkan selama tujuh hari, terhitung sejak (25-31/7/2026).

Menurut Okih, pada hari terakhir masa tanggap darurat, Forkopimcam Cisolok, Pemerintah Desa Sirnaresmi, tokoh adat, serta unsur terkait menggelar rapat evaluasi di Posko Tanggap Darurat Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya. Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki.

Menurut Okih, selama masa tanggap darurat, Pemerintah Kecamatan Cisolok bersama Forkopimcam, BPBD, perangkat daerah, TNI/Polri, pemerintah desa, relawan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan serta masyarakat telah melaksanakan penanganan darurat secara terpadu.

"Berdasarkan hasil evaluasi lapangan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, pelayanan dasar kepada masyarakat terdampak telah berjalan dengan baik, distribusi bantuan kemanusiaan terlaksana secara optimal, serta kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat telah terpenuhi," ujar Okih.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Forkopimcam Cisolok, Pemdes Sirnaresmi, mengusulkan agar status tanggap darurat bencana dicabut dan penanganan selanjutnya memasuki tahap transisi menuju pemulihan, dengan fokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi permukiman, pemulihan sosial ekonomi masyarakat, serta pemulihan sarana dan prasarana yang terdampak.

Okih juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya.

"Atas nama Pemerintah Kecamatan Cisolok, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati Sukabumi beserta seluruh perangkat daerah, BPBD, TNI, POLRI, instansi vertikal, BUMN/BUMD, dunia usaha, lembaga kemanusiaan, relawan, organisasi masyarakat, media, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan moril maupun materil dalam penanganan bencana kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya," ujarnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.