Ruby Chairani Minta Data DTSEN Disinkronkan untuk Bantuan Pendidikan 9 Sep 2026 Minta Pembahasan Anggaran BMKG 2027 Ditunda, Mori Hanafi Usul Pembentukan Panja 9 Sep 2026 PSGC Resmi Launching Tim dan Jersey untuk Liga 2 2026/2027 9 Sep 2026 525 Bibit Bakau Ditanam, Pulau Pari Didorong Makin Lestari 9 Sep 2026 Jurnalisnya Hilang di Selat Sunda, Merdeka.com Terus Berkoordinasi dengan Basarnas 9 Sep 2026 Google Siapkan Fitur Jeda dan Lanjutkan Unduhan di Play Store 9 Sep 2026 Daftar 30 Pemain Calon Pemenang Ballon d'Or 2026 9 Sep 2026 Viral Video Mesum Kepsek dengan Guru SD di Pekalongan, Terancam Dipecat 9 Sep 2026 Ratna Juwita Sari: Pembentukan BUK Migas Masih Dibahas DPR dan Pemerintah 9 Sep 2026 Harga Emas Antam Turun Rp17.000, Simak Daftar Lengkapnya 9 Sep 2026 Ruby Chairani Minta Data DTSEN Disinkronkan untuk Bantuan Pendidikan 9 Sep 2026 Minta Pembahasan Anggaran BMKG 2027 Ditunda, Mori Hanafi Usul Pembentukan Panja 9 Sep 2026 PSGC Resmi Launching Tim dan Jersey untuk Liga 2 2026/2027 9 Sep 2026 525 Bibit Bakau Ditanam, Pulau Pari Didorong Makin Lestari 9 Sep 2026 Jurnalisnya Hilang di Selat Sunda, Merdeka.com Terus Berkoordinasi dengan Basarnas 9 Sep 2026 Google Siapkan Fitur Jeda dan Lanjutkan Unduhan di Play Store 9 Sep 2026 Daftar 30 Pemain Calon Pemenang Ballon d'Or 2026 9 Sep 2026 Viral Video Mesum Kepsek dengan Guru SD di Pekalongan, Terancam Dipecat 9 Sep 2026 Ratna Juwita Sari: Pembentukan BUK Migas Masih Dibahas DPR dan Pemerintah 9 Sep 2026 Harga Emas Antam Turun Rp17.000, Simak Daftar Lengkapnya 9 Sep 2026

Ratna Juwita Sari: Pembentukan BUK Migas Masih Dibahas DPR dan Pemerintah

Desi Rossilawati
PN
Rabu, 9 September 2026 | 09:40 WIB
Bagikan
Ratna Juwita Sari: Pembentukan BUK Migas Masih Dibahas DPR dan Pemerintah

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB, Ratna Juwita Sari./ist.

Menurut dia, Indonesia membutuhkan langkah cepat untuk meningkatkan investasi di sektor minyak dan gas bumi sekaligus mendorong peningkatan lifting migas.

“Kalau melihat urgensi dari kebutuhan investasi minyak dan gas bumi hari ini, dan tuntutan lifting migas kita hari ini, memang harus secepatnya,” katanya.

Meski demikian, Ratna menegaskan belum ada keputusan final mengenai badan usaha yang nantinya akan ditetapkan sebagai BUK Migas, termasuk kemungkinan Pertamina menjalankan fungsi tersebut.

“Belum, tentu belum. Itu masih kita diskusi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ratna mengisyaratkan bahwa BUK Migas nantinya dapat diarahkan menjadi badan yang lebih gesit dalam menjalankan fungsi pengelolaan dan investasi sektor migas.

Ia berharap kelembagaan tersebut dapat bekerja secara lebih komprehensif, baik dalam aspek investasi maupun operasional sektor hulu dan hilir minyak dan gas bumi.

“Sepertinya begitu. Kalau misalnya kita berharap ini akan menjadi sebuah badan yang lebih gesit, supaya dia juga bisa lebih komprehensif dalam melaksanakan investasi untuk operasional di pelaksanaan hulu dan hilir migas,” jelas Ratna.

Namun, Ratna mengakui pembahasan mengenai BUK Migas di DPR masih berlangsung dan belum sepenuhnya menemukan titik temu.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.