Purbaya Minta Diundang Lelang BPA Kejagung RI

Desi Rossilawati
Senin, 15 Juni 2026 | 11:07 WIB
Bagikan
Purbaya Minta Diundang Lelang BPA Kejagung RI

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa./visi.news/ist.

VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, meminta agar dirinya diberitahu apabila Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali menggelar Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair. Ia menyampaikan keinginannya untuk ikut serta dalam lelang tersebut demi mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat menghadiri acara penyerahan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 1.029.874.376.628 atau sekitar Rp 1,029 triliun di Kantor BPA Kejagung RI, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2026). Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Dalam kesempatan itu, Purbaya menyampaikan permintaannya secara langsung kepada jajaran BPA.

"Ibu Puspa, BPA, BPA ini bulan Mei aja ya? Setahun sekali? Setiap tahun? Sepanjang tahun? Sepanjang tahun ya? Lain kali kalau ada, saya dikasih tahu juga ya. Saya mau ikutan," kata Purbaya dalam keterangannya dikutip, Senin (15/6/2026).

Permintaan tersebut kemudian dijawab oleh Plt Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Puspa.

"Siap bapak," ujarnya.

Purbaya menjelaskan bahwa dirinya memiliki ketertarikan terhadap lelang barang sitaan dan mengaku pernah membeli aset melalui mekanisme tersebut. Ia juga menanyakan status keikutsertaan pejabat dalam lelang.

"Saya pernah beli lelang, Pak, dapat tanah, lumayan lah. Kan ini boleh kan pejabat? Boleh nggak, Pak? Boleh ya. Saya pengen dapat yang murah juga. Nggak murah-murah amat kayaknya ya, harganya naikkan ya. Kalau saya lihat itu harga awalnya pembukaannya murah, tapi akhirnya tinggi juga. Tapi saya pengen tahu, Bu," ujar Purbaya.

Menanggapi hal tersebut, Puspa menyampaikan kesiapan untuk memberikan informasi terkait pelaksanaan lelang.

"Siap Bapak, nanti kami infomasikan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga melontarkan pernyataan bersifat ringan terkait kondisi peserta lelang lainnya.

"Sama pejabat lain juga suruh beli kalau ada, Mungkin mereka nggak berani beli ya Pak ya. Udah pada kaya kali ya? Cuman saya aja yang duitnya pas-pasan," lanjutnya.

Selain itu, Purbaya turut menanyakan kemungkinan adanya barang yang belum terjual dari hasil lelang, termasuk kendaraan bermerek. Ia menyebutkan ketertarikannya jika terdapat barang seperti Harley Davidson.

"Barangnya apa, Pak? Nggak ada Harley Davidson ya, Bu? Kalau ada Harley-Davidson, saya mau tebus, Pak," kata Purbaya.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya belum memiliki motor, namun menyebut keinginannya untuk memilikinya.

"Saya nggak punya motor, tapi nggak boleh beli sama istri, Pak. Cuman cita-cita aja itu, Pak," imbuhnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.