PTDI Rombak Direksi, Laba Melonjak 345 Persen
Salah satu jenis pesawat yang diproduksi PT. Dirgantara Indonesia. /visi.news/ptdi
VISI.NEWS | BANDUNG – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) melakukan perombakan jajaran direksi dan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Selasa (26/5/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat struktur organisasi dan mempercepat pengembangan bisnis dirgantara nasional.
Dalam keterangan resmi perusahaan yang dirilis Rabu (27/5/2026), PTDI juga melakukan perubahan nomenklatur sejumlah posisi direksi guna menyesuaikan kebutuhan organisasi dan tantangan industri ke depan.
Salah satu perubahan utama terjadi pada jabatan Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kini diubah menjadi Direktur Keuangan dan SDM. Posisi tersebut tetap dipercayakan kepada Dhias Widhiyati.
Selain itu, PTDI memecah posisi Direktur Niaga, Teknologi, dan Pengembangan menjadi dua jabatan terpisah. Jabatan Direktur Niaga dan Pengembangan tetap dipegang Moh Arif Faisal, sementara posisi baru Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko kini dijabat Ony Arifianto.
Perubahan juga dilakukan pada jajaran komisaris. RUPS menetapkan Bagus Puruhito sebagai Wakil Komisaris Utama menggantikan Bonar H. Hutagaol. Selain itu, Erwin Dimas resmi diangkat sebagai komisaris baru perusahaan.
Manajemen PTDI menyebut perubahan struktur kepengurusan tersebut dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung akselerasi bisnis di sektor dirgantara dan pertahanan.
Tidak hanya merombak susunan pengurus, RUPS juga menyetujui laporan capaian kinerja perusahaan sepanjang tahun buku 2025. PTDI mencatat lonjakan laba bersih hingga 345,97 persen dibandingkan realisasi tahun buku 2024.
Menurut Moh Arif Faisal, peningkatan kinerja tersebut didorong oleh penguatan kapabilitas bisnis, rekayasa, serta produksi perusahaan. Selain itu, sinergi strategis bersama ekosistem industri pertahanan nasional dalam holding DEFEND ID turut memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan.
“Ke depan, PTDI akan terus memperkuat penguasaan teknologi dirgantara nasional guna mendukung kemandirian pertahanan dan daya saing industri Indonesia di tingkat global,” ujarnya.
Sebagai perusahaan strategis nasional di bidang dirgantara, PTDI saat ini terus memperluas pengembangan teknologi pesawat terbang, helikopter, hingga sistem pertahanan berbasis kedirgantaraan. Penguatan organisasi melalui perubahan susunan direksi dan komisaris dinilai menjadi langkah penting untuk menghadapi persaingan industri global yang semakin kompetitif.
Berikut susunan terbaru direksi PTDI hasil RUPS Tahun Buku 2025:
-
Gita Amperiawan – Direktur Utama
-
Moh Arif Faisal – Direktur Niaga dan Pengembangan
-
Dena Hendriana – Direktur Produksi
-
Dhias Widhiyati – Direktur Keuangan dan SDM
-
Ony Arifianto – Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko
Sementara susunan komisaris terbaru PTDI adalah:
-
M Tonny Harjono – Komisaris Utama
-
Bagus Puruhito – Wakil Komisaris Utama
-
Yusron Ihza – Komisaris Independen
-
Erwin Dimas – Komisaris
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!