IKEA Hadirkan Ayam Bakar Padang hingga Bagel, Menu Baru Mulai Tersedia Juli 2026 12 Jul 2026 Tiga Founder Perempuan Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penggerak Perubahan, Ini Kisah Penerima Hibah DBS Foundation 12 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 IKEA Hadirkan Ayam Bakar Padang hingga Bagel, Menu Baru Mulai Tersedia Juli 2026 12 Jul 2026 Tiga Founder Perempuan Buktikan Bisnis Bisa Jadi Penggerak Perubahan, Ini Kisah Penerima Hibah DBS Foundation 12 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026

PTDI Rombak Direksi, Laba Melonjak 345 Persen

ED
Rabu, 27 Mei 2026 | 15:04 WIB
Bagikan
PTDI Rombak Direksi, Laba Melonjak 345 Persen

Salah satu jenis pesawat yang diproduksi PT. Dirgantara Indonesia. /visi.news/ptdi

VISI.NEWS | BANDUNG – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) melakukan perombakan jajaran direksi dan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Selasa (26/5/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat struktur organisasi dan mempercepat pengembangan bisnis dirgantara nasional.

Dalam keterangan resmi perusahaan yang dirilis Rabu (27/5/2026), PTDI juga melakukan perubahan nomenklatur sejumlah posisi direksi guna menyesuaikan kebutuhan organisasi dan tantangan industri ke depan.

Salah satu perubahan utama terjadi pada jabatan Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kini diubah menjadi Direktur Keuangan dan SDM. Posisi tersebut tetap dipercayakan kepada Dhias Widhiyati.

Selain itu, PTDI memecah posisi Direktur Niaga, Teknologi, dan Pengembangan menjadi dua jabatan terpisah. Jabatan Direktur Niaga dan Pengembangan tetap dipegang Moh Arif Faisal, sementara posisi baru Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko kini dijabat Ony Arifianto.

Perubahan juga dilakukan pada jajaran komisaris. RUPS menetapkan Bagus Puruhito sebagai Wakil Komisaris Utama menggantikan Bonar H. Hutagaol. Selain itu, Erwin Dimas resmi diangkat sebagai komisaris baru perusahaan.

Manajemen PTDI menyebut perubahan struktur kepengurusan tersebut dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung akselerasi bisnis di sektor dirgantara dan pertahanan.

Tidak hanya merombak susunan pengurus, RUPS juga menyetujui laporan capaian kinerja perusahaan sepanjang tahun buku 2025. PTDI mencatat lonjakan laba bersih hingga 345,97 persen dibandingkan realisasi tahun buku 2024.

Menurut Moh Arif Faisal, peningkatan kinerja tersebut didorong oleh penguatan kapabilitas bisnis, rekayasa, serta produksi perusahaan. Selain itu, sinergi strategis bersama ekosistem industri pertahanan nasional dalam holding DEFEND ID turut memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan.

“Ke depan, PTDI akan terus memperkuat penguasaan teknologi dirgantara nasional guna mendukung kemandirian pertahanan dan daya saing industri Indonesia di tingkat global,” ujarnya.

Sebagai perusahaan strategis nasional di bidang dirgantara, PTDI saat ini terus memperluas pengembangan teknologi pesawat terbang, helikopter, hingga sistem pertahanan berbasis kedirgantaraan. Penguatan organisasi melalui perubahan susunan direksi dan komisaris dinilai menjadi langkah penting untuk menghadapi persaingan industri global yang semakin kompetitif.

Berikut susunan terbaru direksi PTDI hasil RUPS Tahun Buku 2025:

  1. Gita Amperiawan – Direktur Utama

  2. Moh Arif Faisal – Direktur Niaga dan Pengembangan

  3. Dena Hendriana – Direktur Produksi

  4. Dhias Widhiyati – Direktur Keuangan dan SDM

  5. Ony Arifianto – Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko

Sementara susunan komisaris terbaru PTDI adalah:

  1. M Tonny Harjono – Komisaris Utama

  2. Bagus Puruhito – Wakil Komisaris Utama

  3. Yusron Ihza – Komisaris Independen

  4. Erwin Dimas – Komisaris

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.