Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026

Proses Pendaftaran SPMB 2025 di Jabar, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan

Desi Rossilawati
Kamis, 12 Juni 2025 | 10:52 WIB
Bagikan
Proses Pendaftaran SPMB 2025 di Jabar, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan

VISI.NEWS | BANDUNGGubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terus memperingatkan agar proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 berjalan sesuai dengan prosedur dan tak ada siswa titipan.

Proses pendaftaran SPMB tingkat SMA, SMK, dan SLB di wilayah Provinsi Jawa Barat sendiri telah dibuka sejak (10/6/2025) dan akan berlangsung hingga (16/6/2025).

"Tidak boleh tuh di sekolah atas nama, atas nama, titip-titip ke kepala sekolah, nggak boleh," ujar Dedi Mulyadi dikutip dari akun Instagramnya @dedimulyadi71, Kamis (12/6/2025).

Dedi Mulyadi juga menegaskan bahwa semua siswa yang mendaftar dalam SPMB harus diperlakukan sama. Tak ada yang diprioritaskan dan semuanya harus mengikuti standarisasi ketentuan SPMB.

Tak hanya itu, Dedi juga menyampaikan pesan bahwa anak-anak di Jawa Barat yang baru lulus SMP untuk didaftarkan ke SMA atau SMK tanpa adanya pungutan apapun.

"Untuk sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan di bawah Provinsi Jawa Barat tidak boleh ada pungutan dan biaya apa pun dalam proses pendaftaran sampai mereka tamat sekolah SMA kelas 3 dan SMK," katanya.

Dedi pun menaruh perhatian kepada siswa kurang mampu. Dedi menegaskan, baik siswa kurang mampu yang bersekolah di sekolah negeri ataupun swasta yang bekerjasama dengan pemerintah, akan tetap dijamin tanpa biaya.

"Jadi kalau sekolah negeri semuanya sudah free, tapi kalau yang di sekolah swasta kebetulan masyarakat miskin, mereka juga mendapat beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat," pungkasnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.