Warga Kuningan Temukan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan 29 Jul 2026 Igor Tolic Puji Penampilan Gemilang Pemain Muda Persib 29 Jul 2026 FK PKBM Kota Bandung Tingkatkan Literasi di Pendidikan Nonformal 29 Jul 2026 Bandung Utama Job Fair 2026 Hadirkan 3.019 Lowongan Kerja 29 Jul 2026 Jelang El Nino 2027, Masyarakat Sipil Desak Bank Hentikan Pembiayaan Perusak Hutan 29 Jul 2026 Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Leuwipanjang Bandung 29 Jul 2026 Mariano Peralta Terkesan Sambutan Hangat Bobotoh 29 Jul 2026 Balai Bahasa Jawa Barat akan Luncurkan Si-APIK 29 Jul 2026 Sikapi Maraknya Kasus Kekerasan, Rieke Diah: Tidak Bisa Dibiarkan, Negara Harus Hadir 29 Jul 2026 Netty Aher: Wafatnya Dokter Internship Sebagai Pengingat Pentingnya Perlindungan Nakes 29 Jul 2026 Warga Kuningan Temukan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan 29 Jul 2026 Igor Tolic Puji Penampilan Gemilang Pemain Muda Persib 29 Jul 2026 FK PKBM Kota Bandung Tingkatkan Literasi di Pendidikan Nonformal 29 Jul 2026 Bandung Utama Job Fair 2026 Hadirkan 3.019 Lowongan Kerja 29 Jul 2026 Jelang El Nino 2027, Masyarakat Sipil Desak Bank Hentikan Pembiayaan Perusak Hutan 29 Jul 2026 Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Leuwipanjang Bandung 29 Jul 2026 Mariano Peralta Terkesan Sambutan Hangat Bobotoh 29 Jul 2026 Balai Bahasa Jawa Barat akan Luncurkan Si-APIK 29 Jul 2026 Sikapi Maraknya Kasus Kekerasan, Rieke Diah: Tidak Bisa Dibiarkan, Negara Harus Hadir 29 Jul 2026 Netty Aher: Wafatnya Dokter Internship Sebagai Pengingat Pentingnya Perlindungan Nakes 29 Jul 2026

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Leuwipanjang Bandung

Desi Rossilawati
Rabu, 29 Juli 2026 | 17:58 WIB
Bagikan
Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Leuwipanjang Bandung

Kondisi dilokasi pasca terjadi kecelakaan yang terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di kawasan Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026)./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung mengungkap penyebab kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di kawasan Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026). Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga dipicu kelalaian pengemudi truk pengangkut gas LPG yang mengalami microsleep saat berkendara.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan sedikitnya 11 kendaraan yang terdiri atas lima mobil, tiga sepeda motor, serta dua gerobak milik pedagang yang turut mengalami kerusakan.

"Kendaraan yang terlibat ini mobil pengangkut gas LPG, ada 11 kendaraan yang meliputi mobil dan motor," kata Fiekry Adi di lokasi kejadian, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara, truk pengangkut gas LPG melaju dari arah Jalan Soekarno-Hatta setelah selesai membongkar muatan dan hendak melakukan distribusi ke sejumlah tujuan. Namun, pengemudi mengaku mengantuk hingga mengalami microsleep sehingga kehilangan kendali kendaraan.

Akibat kondisi tersebut, truk menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya, termasuk seorang pengguna sepeda yang meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Jadi dari arah Soekarno-Hatta habis bongkar isi mau mengirim ke distribusi masing-masing. Tadi informasi dari sopir, dia ngantuk dan microsleep. Sadar-sadar ketika mobil sudah berhenti di kendaraan terakhir," jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut, dua orang menjadi korban. Satu orang pesepeda perempuan meninggal dunia di tempat, sedangkan seorang korban lainnya mengalami luka berat berupa patah tulang dan telah dilarikan ke RS Immanuel untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi telah mengamankan sopir truk beserta kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Pengemudi juga tengah menjalani pemeriksaan di Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.