Perintah Produktif dan Larangan Bermalas-malasan dalam Islam
VISI.NEWS | JAKARTA - Dunia dan seisinya telah dianugerahkan Allah bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Islam menegaskan, dalam meraih hal tersebut, manusia dituntut untuk produktif sekaligus melarang umatnya bermalas-malasan.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), term produktif memiliki arti bersifat atau mampu menghasilkan (dalam jumlah besar), dan juga memiliki arti mendatangkan (memberi hasil, manfaat, dan sebagainya); menguntungkan.
Makna produktivitas tentunya berbeda dengan kesibukan. Hal ini disebabkan, kesibukan tidak selamanya sejalan lurus dengan produktivitas. Oleh karenanya, produktivitas dapat diartikan suatu cara untuk mengukur apakah hal tersebut bisa dikerjakan dengan efisien.
Lalu bagaimanakah Al Quran berbicara tentang perintah produktivitas dan larangan bermalas-malasan? Berikut penjelasannya.
Al Quran dan Perintah Produktif
Berkaitan dengan produktivitas, Al Quran mengabarkan bahwa manusia diperintahkan untuk aktif dan produktif dalam melakukan sesuatu. Hal tersebut guna menghindari waktu luang yang umumnya kerap diisi dengan kegiatan yang kurang bermanfaat.
Firman Allah dalam surah al-Insyirah ayat 7:
فَإِذَا فَرَغْتَ فَٱنصَبْ (٧)
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!