Percepat Pemulihan Pascapandemi, Kominfo Dorong Pemanfaatan Ruang Digital Positif dan Produktif
Pemerataan Infrastruktur Digital
Pemerintah memperluas dan mempercepat ketersediaan dan pemerataan akses internet di seluruh wilayah Indonesia.Menurut Stafsus Menteri Kominfo, saat ini di Indonesia masih ada wilayah yang belum tersentuh akses internet 4G. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo bersama operator seluler saat ini, mempercepat pembangunan infrastruktur digital.
“Pembangunan infrastruktur digital kita ngebut nih. Jadi kalau diidentifikasi, dari 83.218 desa dan kelurahan, masih ada 12548 desa/kelurahan yang belum ada akses internet 4G. Kita juga mengidentifikasi dari 500.000 lebih pusat layanan publik, masih ada 150.000 titik layanan publik yang belum ada akses internet memadai,” jelasnya.
Selain fokus terhadap pembangunan akses telekomunikasi melalui Base Transceiver Station di 12.548 desa dan kelurahan, Kementerian Kominfo juga menyiapkan akses internet cepat melalui pemanfaatan satelit multifungsi untuk menyediakan akses bagi 150.000 titik layanan publik.
"Kita berharap satelit SATRIA I kita segera meluncur pada quartal III atau IV tahun 2023 dengan kapasitas 150 Giga byte per second yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan untuk pusat layanan publik di 150000 titik. Misalkan sekolah, pesantren, kantor kelurahan, serta kantor kepolisian," jelas Dedy Permadi.
Menurut Stafsus Menteri Kominfo, saat ini Pemerintah juga tengah mendorong optimalisasi utilitas Palapa Ring atau Tol langit.
"Yang kita akan sambungkan dengan Palapa Ring terintegrasi yang salah satunya untuk mengintegrasikan jaringan viber optik untuk wilayah Ibu Kota Negara baru kita. Jadi itu upaya yang kita lakukan," tuturnya.
Lebih Produktif
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!