Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026

Pentingnya Keadaban dalam Bermedia Sosial

ED
Sabtu, 3 September 2022 | 07:59 WIB
Bagikan
Pentingnya Keadaban dalam Bermedia Sosial

VISI.NEWS | JAKARTA - Tantangan bangsa saat ini semakin kompleks ke depan dan di semua bidang, termasuk masalah digital.

Anggota Komisi 1 DPR RI, M Arwani Thomafi, menyatakan ruang digital saat ini dijadikan alat penipuan dan penyebaran hoaks dengan persentase sebanyak 40 persen, media ujaran kebencian 27 persen, dan digital dijadikan diskriminasi sosial 30 persen.

“Hal itu mengakibatkan keadaban bangsa Indonesia dalam titik terendah se-Asia Pasifik hanya 76 poin dalam bermedsos,” kata sosok yang akrab disapa Gus Arwani ini dalam acara Kick Off Kongres Mujahid Digital dan Konsolidasi Nasional di Graha Mental Spiritual, Rabu (31/8/2022), dilansir dari laman resmi MUI pusat.

Namun, Gus Arwani masih berharap dan optimis terhadap nilai luhur kolektivisme yang terus hidup sebagai pandangan hidup bangsa, seperti gotong royong dan keguyuban.

Hal itu, kata dia, yang harus disuarakan secara masif di ruang digital. Misi mujahid digital harus selaras untuk membangun kembali keadaban dan kesatuan bangsa.

Gus Arwani mengingatkan urgensi persatuan digital. Saat ini, dakwah harus diarahkan untuk membangun keadaban dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, persatuan bangsa sebagaimana tercantum dalam butir ketiga Pancasila harus juga ditafsirkan kekinian dengan persatuan digital.

“Jadi persatuan digital ini diharapkan mampu membangun keutuhan bangsa dengan sikap toleran,” kata dia.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.