"Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026

Pentingnya Keadaban dalam Bermedia Sosial

ED
Sabtu, 3 September 2022 | 07:59 WIB
Bagikan
Pentingnya Keadaban dalam Bermedia Sosial

VISI.NEWS | JAKARTA - Tantangan bangsa saat ini semakin kompleks ke depan dan di semua bidang, termasuk masalah digital.

Anggota Komisi 1 DPR RI, M Arwani Thomafi, menyatakan ruang digital saat ini dijadikan alat penipuan dan penyebaran hoaks dengan persentase sebanyak 40 persen, media ujaran kebencian 27 persen, dan digital dijadikan diskriminasi sosial 30 persen.

“Hal itu mengakibatkan keadaban bangsa Indonesia dalam titik terendah se-Asia Pasifik hanya 76 poin dalam bermedsos,” kata sosok yang akrab disapa Gus Arwani ini dalam acara Kick Off Kongres Mujahid Digital dan Konsolidasi Nasional di Graha Mental Spiritual, Rabu (31/8/2022), dilansir dari laman resmi MUI pusat.

Namun, Gus Arwani masih berharap dan optimis terhadap nilai luhur kolektivisme yang terus hidup sebagai pandangan hidup bangsa, seperti gotong royong dan keguyuban.

Hal itu, kata dia, yang harus disuarakan secara masif di ruang digital. Misi mujahid digital harus selaras untuk membangun kembali keadaban dan kesatuan bangsa.

Gus Arwani mengingatkan urgensi persatuan digital. Saat ini, dakwah harus diarahkan untuk membangun keadaban dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, persatuan bangsa sebagaimana tercantum dalam butir ketiga Pancasila harus juga ditafsirkan kekinian dengan persatuan digital.

“Jadi persatuan digital ini diharapkan mampu membangun keutuhan bangsa dengan sikap toleran,” kata dia.

Di samping itu, pihaknya juga berusaha mendorong produk legislasi bersama pemerintah dalam memperbaiki kedaban bangsa dewasa ini.

“Alhamdulillah kami bersama pemerintah juga sudah dalam tahap finalisasi RUU Perlindungan Data Diri. Semoga ini segera bisa disahkan,” ujarnya. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.