Penthalix dan Rembug Stunting Akselerasi Masalah Gizi Kronis di Kota Bandung
Salah satu wilayah yang berhasil menurunkan angka stunting dengan signifikan yakni Kecamatan Andir.
Menanggapi hal tersebut, Camat Andir, Budi Rahmat Taufik mengatakan, penurunan stunting sangat dipengaruhi oleh masyarakat.
Pada tahun 2021, jumlah balita yang ditimbang di Andir mencapai 90 persen.
Kemudian, pada tahun 2022 sebanyak 90,57 persen. Lalu tahun 2023 sebanyak 94,96 persen.
"Ini seiring dengan pencapaian target kesadaran masyarakat untuk menimbang bayi sangat tinggi. Ini mempermudah kami mendeteksi jumlah bayi yang terindikasi stunting," ucap Budi.
Ia menambahkan, upaya yang telah dilakukan pihaknya antara lain, menggali potensi pentahelix di wilayah. Setiap kelurahan di Kecamatan Andir menganggarkan 10-15 persen dana untuk stunting.
Selain itu, pihaknya pun mengedukasi PHBS, pemberian bantuan makanan tambahan secara rutin dianggarkan kelurahan juga melalui dana CSR.
"Berkat kolaborasi pentahelix, sebanyak 100 orang stunting telah didanai Lanud Husein Sastranegara dan Angkasa Pura," bebernya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!