Pemkab Targetkan Stunting di Sukabumi Turun 12 Persen Hingga 2029
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman./visi.news/Andri.
VISI.NEWS – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan angka stunting yang saat ini mencapai 20,5 persen dapat turun menjadi 12 persen hingga 2029 mendatang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengatakan target tersebut telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sukabumi.
"Target di RPJMD itu nanti 2029 di angka 12 persen, tetapi pusat, RPJMN ingin 8 persen. Tapi di Kabupaten Sukabumi kita menurunkan di angka 12 persen. Mudah-mudahan itu tercapai. Dari angka berapa? Dari angka jumlah yang stunting yang ada di Kabupaten Sukabumi," kata Ade di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/8/2026).
Ade mengatakan, untuk mencapai target tersebut, Pemkab Sukabumi terus memperkuat berbagai upaya intervensi, terutama terhadap balita yang mengalami stunting. Salah satunya melalui kolaborasi dengan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Nanti kita undang juga dengan MBG, SPPG. Kita ingin kolaborasi dengan SPPG karena juga harus intervensi terhadap balita-balita yang stunting," ujarnya.
Menurut Ade, kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan balita yang mengalami stunting mendapatkan intervensi yang tepat sehingga angka stunting di Kabupaten Sukabumi dapat terus ditekan.
Selain melalui intervensi gizi, Pemkab Sukabumi juga telah mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk memperkuat penanganan stunting, mulai dari Peraturan Bupati hingga Keputusan Bupati.
Setiap perangkat daerah juga diberikan tanggung jawab untuk memantau penanganan stunting di wilayah yang telah ditentukan. Dengan pembagian wilayah binaan tersebut, perangkat daerah diharapkan dapat melakukan pemantauan secara langsung dan memastikan program penanganan stunting berjalan optimal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!