Pendaftaran Festival Suara Nusantara Masih Dibuka, Saatnya Tampil Mendongeng
VISI.NEWS - Tradisi mendongeng menjadi salah satu cara mewariskan nilai budaya kepada generasi muda. Untuk menghidupkan kembali semangat tersebut, Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara hadir sebagai ajang yang mempertemukan para pendongeng dari berbagai kalangan untuk mengangkat legenda-legenda khas Jawa Barat.
Festival bertema "Menghidupkan Legenda Jawa Barat, Menginspirasi Masa Depan" ini terbuka gratis bagi pelajar, mahasiswa, guru, dan masyarakat umum di Jawa Barat. Kegiatan diselenggarakan oleh PT Navaswara Bhuwana Kencana bersama Navaswara Media Nusantara, serta mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beserta Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Bupati Kabupaten Bogor Rudy Susmanto beserta Pemerintah Kabupaten Bogor.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambut positif penyelenggaraan festival yang menghidupkan kembali tradisi mendongeng sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. "Cerita rakyat atau dongeng adalah pengantar pertumbuhan manusia Indonesia. Banyak anak-anak Indonesia seusia saya hari ini sudah sangat tua, itu dibentuk berdasarkan cerita yang didengar dalam setiap waktu. Karena telinga itu mampu membentuk karakter manusia," ujar Dedi Mulyadi.
Menurutnya, manusia salah satunya dibentuk dari kekuatan pendengaran dan pengalaman cerita yang diterima sejak kecil. Karena itu, ia mengajak masyarakat Jawa Barat untuk mengikuti Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara sebagai ruang mengenalkan kembali cerita-cerita Nusantara.
Festival Suara Nusantara lahir dari kegelisahan melihat semakin banyak anak menghabiskan waktu dengan gawai, sementara kemampuan berbicara di depan umum dan kebiasaan membaca mulai berkurang. Berangkat dari kondisi tersebut, Cahaya Manthovani menggagas sekaligus menjadi Ketua Pelaksana Suara Nusantara di bawah naungan PT Navaswara Bhuwana Kencana. Festival bercerita ini mengajak peserta mengenal kembali legenda serta cerita rakyat Indonesia, sekaligus melatih keberanian menyampaikan cerita di hadapan publik.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!