Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

Pemerintah Korsel Beri Penghargaan ke 3 WNI Setelah Menyelamatkan Penduduk Desa dari Kebakaran

Desi Rossilawati
Senin, 21 April 2025 | 10:32 WIB
Bagikan
Pemerintah Korsel Beri Penghargaan ke 3 WNI Setelah Menyelamatkan Penduduk Desa dari Kebakaran

Dia bersama dengan kepala desa nelayan menggendong lansia dan berlari ke pemecah gelombang di depan desa, sekitar 300 meter jauhnya.

Desa tersebut terletak di lereng pantai dengan rumah-rumah berkelompok. Hal ini menyulitkan para lansia untuk bergegas mengungsi.

"Jika Tuan Sugianto tidak ada di sana, kami semua pasti sudah mati," kata seorang warga berusia 90 tahun.

Lansia itu mengaku sedang tertidur pulas saat insiden terjadi. Namun, dia tiba-tiba terbangun setelah mendengar teriakan Sugianto.

"Saya melihat keluar dan melihat Sugianto di sana. Saya berhasil melarikan diri dari rumah dengan menggendongnya," tutur lansia tersebut.

Menurut pengakuan Sugianto, dia tidak betul-betul ingat berapa kali dirinya berlarian dengan kepala desa nelayan ini.

Dia hanya ingat menggendong beberapa nenek yang terbangun saat api mulai melahap hutan.

"Saya menggendong nenek-nenek yang terbangun karena suara 'cepat, cepat' dan turun bukit, tetapi saya takut ketika melihat api tepat di depan toko," ungkapnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.