Pemdes Neglasari Kembangkan Ekowisata Bertema Pertanian dan Lingkungan

Desi Rossilawati
Selasa, 1 Juli 2025 | 15:05 WIB
Bagikan
Pemdes Neglasari Kembangkan Ekowisata Bertema Pertanian dan Lingkungan

"Namun dalam pengembangan ekowisata itu tidak mungkin sepenuhnya menggunakan dana desa yang mengalami keterbatasan. Untuk itu, perlu mendapatkan dukungan anggaran dari Pemkab Bandung melalui DPUTR maupun dari Provinsi Jabar dan BBWSC terutama untuk pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) dengan panjang 250 meter, tinggi 2 meter dan lebar 40 cm. Sebab, pembangunan TPT dengan kebutuhan anggaran mencapai ratusan juta rupiah itu berada di aliran air sungai," tuturnya.

Asep mentargetkan pembangunan ekowisata pertanian dan lingkungan itu ditargetkan rampung sampai tahun 2027 mendatang. Dengan kebutuhan anggaran capai Rp 5 miliar, sedangkan ketersediaan anggaran dari dana desa sebesar Rp 1,5 miliar.

"Untuk tahun 2026 mendatang berencana membangun musola, kantin, ruang pertemuan dan beberapa gazebo serta tempat penginapan dalam bentuk tenda. Pada tahun 2026 berencana membangun sekolah lingkungan dan sekolah tani," ujarnya.

Pengembangan desa wisata itu sebagai tindaklanjut dari Surat Keputusan (SK) Bupati Bandung bahwa Desa Neglasari masuk pada 100 desa wisata di Kabupaten Bandung. Selain itu untuk menjawab instruksi Gubernur Jawa Barat disebutkan sekolah tak boleh melaksanakan study tour ke luar daerah.

"Dengan harapan ekowisata itu dapat menjadi pilihan untuk kegiatan anak-anak sekolah. Mulai disaat libur sekolah, pramuka, camping area, perpisahan siswa sekolah, selain itu sarana edukasi lingkungan dan lahan pertanian bagi anak-anak sekolah," tuturnya.

"Lokasi ekowisata Panenjoan Desa Neglasari ini, setelah selesai dibangun akan dikelola oleh BUMDes Artha Guna. Dengan harapan bisa menambah PAD BUMDes," imbuhnya.

Asep berharap pengembangan ekowisata di Desa Wisata Neglasari ini dapat meningkatkan ekonomi sirkular warga setempat. Sebab nantinya akan dibangun prasarana sarana kegiatan usaha masyarakat sebagai sumber pendapatan ekonomi masyarakat.

Dikatakan Asep, Pemdes Neglasari mengembangkan konsep ekowisata karena menyesuaikan karakter dan potensi alam di kawasan tersebut. Di lokasi ekowisata itu ada potensi pertanian palawija dan sayuran, selain kawasan pertanian padi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.