Pemdes Neglasari Kembangkan Ekowisata Bertema Pertanian dan Lingkungan

Desi Rossilawati
Selasa, 1 Juli 2025 | 15:05 WIB
Bagikan
Pemdes Neglasari Kembangkan Ekowisata Bertema Pertanian dan Lingkungan

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Artha Guna Desa Neglasari, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, mencatatkan kinerja positif sebagai salah satu dari enam BUMDes penyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD) tertinggi di wilayah tersebut.

Sejak berdiri pada 2016, BUMDes Artha Guna menunjukkan perkembangan pesat, terutama sejak 2020. Saat ini, unit usaha yang dikelola meliputi simpan pinjam, penyewaan sarana olahraga, jasa internet, hingga waterpark, dengan total aset mencapai lebih dari Rp 700 juta.

Dari kegiatan usaha tersebut, BUMDes berhasil mengantongi laba kotor sekitar Rp 30 juta setiap bulan. Pendapatan ini dimanfaatkan untuk menggaji tiga pengurus dan enam pegawai tetap BUMDes yang mencapai 9 orang, sekaligus menekan angka pengangguran di Desa Neglasari. Pengurus dan pegawai BUMDes pun secara mandiri mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

Para pengurus maupun pegawai di BUMDes Artha Guna dengan memberdayakan anak kampung sini atau yang akrab disebut akamsi. Di lokasi waterpark juga turut memberdayakan akamsi yang mencapai 100 orang, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.

Namun saat ini sudah selama 17 hari, Pemerintah Desa Neglasari sedang mengembangkan destinasi baru desa wisata dengan konsep ekowisata Panenjoan Desa Neglasari pada lahan seluas 1 hektare.

Kepala Desa (Kades) Neglasari, Asep Zaenal Malik Ibrahim bersama Direktur BUMDes Artha Guna Sofian Ibnu Pandi serta para pekerja BUMDes tampak hadir di kawasan penataan obyek wisata baru dengan konsep ekowisata tersebut.

"Dalam proses pengembangan dan penataan lokasi ekowisata tersebut nantinya memberdayakan akamsi di Desa Neglasari," kata Asep di lokasi pembangunan desa wisata dengan konsep ekowisata Panenjoan Desa Neglasari, Selasa (1/7/2025).

Untuk tahap awal pengembangan pembangunan obyek wisata baru buatan itu, Kepala Desa Neglasari menganggarkan Rp 400 juta lebih dari sumber anggaran dana desa tahun 2025. Anggaran sebesar itu untuk penataan cat and field, gazebo, lahan parkir, jogging track, area kuliner, dan penataan lainnya yang disesuaikan dengan site plan atau gambar perencanaan pembangunan ekowisata.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.