Pembangunan Desa Panundaan Disorot, Warga Harap Percepatan
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Kasus yang mencuat di tengah masyarakat menarik perhatian publik terhadap proses pembangunan di Desa Panundaan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, yang dinilai belum berjalan optimal.
Seorang tokoh masyarakat Desa Panundaan, yang enggan disebutkan namanya dan menggunakan inisial Imam, menilai perhatian publik terhadap pembangunan desa seharusnya dipahami sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kemajuan wilayah.
Ia menyebut hingga kini masih terdapat program pembangunan yang belum berjalan optimal dan sebagian lainnya belum memiliki kepastian waktu pelaksanaan.
"Beberapa program pembangunan hingga kini dinilai belum berjalan optimal, bahkan sebagian masih menunggu kejelasan waktu realisasi," ujarnya, Sabtu (17/1/2025)
Kondisi ini wajar menimbulkan pertanyaan dan harapan dari masyarakat agar pembangunan desa dapat dipercepat secara transparan dan terukur," lanjutnya.
Menurutnya, dalam situasi seperti ini, peran pembinaan dan pendampingan dari pihak terkait menjadi sangat penting. Pembinaan yang konsisten dan komunikatif diharapkan mampu membantu pemerintah desa menyelesaikan berbagai kendala administratif maupun teknis yang ada, sehingga program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
"Masyarakat juga menaruh perhatian pada pengelolaan dana ketahanan pangan Dana Desa tahap II yang menurut informasi telah dicairkan," katnya.
Ia menambahkan, hingga kini masyarakat masih menunggu penjelasan resmi terkait mekanisme penyaluran dana ketahanan pangan Dana Desa tahap II kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), terutama di tengah kondisi kas desa yang terbatas. Menurutnya, kejelasan informasi menjadi hal penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman di ruang publik.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!