PATS Samosir Siap Dongkrak Panen Petani
Keberhasilan pembangunan di Desa Sibonor Ompuratus akan menjadi model pengembangan proyek serupa di wilayah lain. Pada semester II 2026, program tersebut akan direplikasi di Desa Pakpahan, Kecamatan Onan Runggu.
Secara keseluruhan, dua unit PATS tersebut diperkirakan mampu meningkatkan pendapatan petani di Kabupaten Samosir hingga lebih dari Rp2 miliar setiap tahun.
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menilai keberadaan Pompa Air Tenaga Surya sangat penting mengingat sebagian besar masyarakat Samosir menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
"Pompa Air Tenaga Surya ini sangat dibutuhkan karena mayoritas masyarakat Samosir bergantung pada sektor pertanian. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan air irigasi sehingga petani dapat meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraannya," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, menyebut implementasi Program LCDI Phase 2 telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Dukungan LCDI2 di Sumatera Utara telah berubah wujud, dari dokumen menjadi kebijakan, dan dari kebijakan menjadi infrastruktur yang hari ini mengairi sawah rakyat," ujarnya.
Selain meninjau lokasi proyek, delegasi UK FCDO juga menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Samosir guna membahas dukungan terhadap keberlanjutan pengelolaan PATS setelah resmi beroperasi.
Pemerintah Kabupaten Samosir menargetkan pembangunan dua unit Pompa Air Tenaga Surya setiap tahun sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Program tersebut diharapkan menjadi salah satu motor penggerak transformasi sektor pertanian berbasis energi bersih di kawasan Danau Toba.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!