PASSION | Ada Perempuan Hebat, Muda, Cantik, Kaya Raya, Berdawah di Tanah Jawa 400 Tahun sebelum Wali Songo

ED
Jumat, 4 Agustus 2023 | 05:29 WIB
Bagikan
PASSION | Ada Perempuan Hebat, Muda, Cantik, Kaya Raya, Berdawah di Tanah Jawa 400 Tahun sebelum Wali Songo
  • Pegowes asal Kabupaten Bandung H. Edi Sudjono pada 1-5 Muharram 1445 Hijriah kembali melakukan Gowes Solo Eksplorasi “Napak Tilas Jejak Wali Songo” (NTSI). Kali ini warga Komplek Permata Biru Blok B RT 01 RW 19, Cinunuk, Kec. Cileunyi, ini melakukannya di Jawa Timur dan Madura. Pengalaman gowes jemaah Masjid Baitul Muttaqin Cinunuk melakukan perjalanan tersebut akan dituangkan dalam beberapa tulisan di VISI.NEWS. Selamat mengikuti.

Perjalanan Surabaya-Gresik

Habis salat subuh berkemas barang-barang. Pukul 06.30 WIB checkout menuju Wisata Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya, sebelum menuju Gresik. Sebelum pukul 08.00 WIB sudah tiba di lokasi. Suasana adem, sejuk dan tenang mulai terasa. Tempat ini dibuat untuk mengatasi abrasi dan erosi di wilayah Surabaya Timur, dibuka untuk umum tahun 2010.

Sekitar 30 menit menikmati tempat ini siap-siap cari sarapan di sekitar lokasi ada warung yang dibelakangnya ada tempat pemancingan ikan bandeng dan sejenisnya, membuat sarapan tambah syahdu meskipun hanya semangkok mie rebus plus telor, yang penting ada telornya biar kuat sampai siang. Lanjut beli oleh-oleh sekalian dipaketkan ke Bandung. Biaya paket hanya Rp. 20 ribu via Wahana.

Karena hari jumat sekalian salat jumat di mesjid tertua di Surabaya Mesjid Rahmat yang dibangun oleh Raden Rahmat atau Sunan Ampel +/- 600 tahun lalu yang beralamat di Jln. Kembang Kuning. Habis jumatan mencoba makanan khas rujak cingur depan mesjid, harga bersahabat hanya Rp. 12 ribu saja.

Gowes lagi menuju Gresik sekitar pukul 13.30 WIB. Dari Surabaya ke Gresik +/- 25 km, terasa berat karena panas. Lepas dari jalan pusat kota sudah terlihat truk/kontainer beriringan. Setelah jalan 30 menit jalanan semakin mencekam, betapa tidak ternyata sesama kontainer saling balapan. Ini benar-benar jalur horor jalur hantu/tengkorak. Bagi orang sana mungkin sudah terbiasa lihat suasana seperti itu, bagi saya ini bagai mimpi buruk. Pengalaman waktu gowes jalur pantura dari Cirebon-Tegal, kontainer beringan dan santuy, tapi ini Surabaya!

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.