Bupati Jember Tegaskan Sinergi Pemkab dan Polres Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah 3 Aug 2026 ATR/BPN Perkuat Sinergi Lewat Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 3 Aug 2026 Pemadaman Listrik di Jakarta dan Tangsel, Ini Penjelasan PLN 3 Aug 2026 Modus Dugaan Pencabulan di Simpenan Sukabumi, Korban Dijanjikan Mudah Rezeki 3 Aug 2026 Viral Dugaan Pencabulan di Simpenan Sukabumi, Polisi Tangkap Pelaku di Banten 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Paradoks Bernama MACA dan Robobook 3 Aug 2026 Bupati Jember Tegaskan Sinergi Pemkab dan Polres Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah 3 Aug 2026 ATR/BPN Perkuat Sinergi Lewat Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 3 Aug 2026 Pemadaman Listrik di Jakarta dan Tangsel, Ini Penjelasan PLN 3 Aug 2026 Modus Dugaan Pencabulan di Simpenan Sukabumi, Korban Dijanjikan Mudah Rezeki 3 Aug 2026 Viral Dugaan Pencabulan di Simpenan Sukabumi, Polisi Tangkap Pelaku di Banten 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Senin 3 Agustus 2026 3 Aug 2026 Paradoks Bernama MACA dan Robobook 3 Aug 2026

Paradoks Bernama MACA dan Robobook

Catatan dari Festival Literasi Kota Bandung 2026 - Oleh Tendy K. Somantri

ED
PN
Penulis Penulis
Senin, 3 Agustus 2026 | 07:03 WIB
Bagikan
Paradoks Bernama MACA dan Robobook

Peran orang tua mendongeng akan segera tergantikan oleh robot. (Foto ilustrasi - Google)

Kekhawatiran terbesar kita adalah ketika digitalisasi ini justru berpotensi menenggelamkan tradisi sosial literasi yang selama ini dirawat oleh komunitas akar rumput. Membaca lewat aplikasi di layar ponsel adalah aktivitas individual yang sunyi dan soliter. Jika program MACA ini berhasil mencetak angka unduhan yang tinggi, ia rawan melahirkan paradoks baru: munculnya manusia-manusia soliter yang asyik dengan gawainya masing-masing, sementara ruang-ruang dialektika komunal perlahan mati. Kita terancam kehilangan tradisi bersemuka seperti bedah buku, diskusi sastra, atau urun rembuk gagasan yang membutuhkan kehangatan interaksi manusia. Ketika indikator keberhasilan literasi pemerintah digeser ke dalam metrik digital—seperti berapa kali kode dipindai—anggaran untuk merawat ruang fisik yang hidup rawan dipangkas karena dianggap kuno.

Belum lagi rencana lanjutan untuk menghadirkan RoboBook, sebuah robot storytelling mekanis yang disiapkan untuk mendongeng kepada anak-anak pada Hari Jadi Kota Bandung mendatang. Kehadiran inovasi robotik ini memicu pertanyaan filosofis yang menggelitik: apakah kita benar-benar harus mendelegasikan kehangatan sebuah dongeng, yang sejatinya kaya akan kontak mata dan transfer emosi antar-manusia, kepada sebuah mesin pintar?

Tentu saja, ini bukan masalah setuju atau tak setuju dengan pemanfaatan teknologi di ruang literasi. Pada prinsipnya, teknologi adalah media sekaligus objek yang mau tidak mau berkelindan dalam gerak roda kegiatan literasi.  Namun, kecemasan bahwa pemanfaatan teknologi akan menjadi sebuah paradoks perlu kita waspadai. Jangan sampai terjadi kisah tentang azan yang dilantunkan melalui MP3 atau MP4, sedangkan sang bilal pulas mendengkur.

Seharusnya, kecemasan ini bisa terjawab dalam acara serupa festival literasi yang sejatinya merupakan "lebaran bagi para penggerak literasi". Festival itu seharusnya menjadi pemantik bagi penyediaan ruang-ruang sosial secara bersemuka sebagai tindak lanjut jangka panjangnya. Festival itu seharusnya bisa membuka ruang komunal tempat para gerilyawan literasi bertemu dengan para pemangku kebijakan. Dari interaksi tatap muka yang intim seperti inilah keakraban dan kekerabatan organik akan tumbuh, yang kelak melahirkan rahim bagi program kolaboratif nyata di masa depan. Kegiatan literasi pun tak terhenti hanya sampai MACA.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.