Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026

OTOBIOGRAFI | Pangeran Harry Ungkap Dia Bunuh 25 Orang di Afghanistan

ED
Jumat, 6 Januari 2023 | 19:43 WIB
Bagikan
OTOBIOGRAFI | Pangeran Harry Ungkap Dia Bunuh 25 Orang di Afghanistan

VISI.NEWS | INGGRIS - Pangeran Harry dari Inggris mengakui bahwa dia membunuh 25 orang selama bertugas sebagai pilot helikopter Apache di Afghanistan, lapor media pada hari Kamis, mengutip otobiografinya yang banyak ditunggu dan akan segera diterbitkan.

Duke of Sussex yang berusia 38 tahun melayani dua tur tugas melawan Taliban, pertama sebagai pengontrol udara maju yang menyerukan serangan udara pada 2007-2008, kemudian menerbangkan helikopter serang pada 2012-2013.

Dalam buku "Cadangan", yang akan dirilis minggu depan, dia mengatakan dia melakukan enam misi sebagai pilot yang membuatnya "mengambil nyawa manusia", lapor Daily Telegraph.

Dia mengatakan dia tidak bangga atau malu melakukannya dan menggambarkan menghilangkan target seperti mengeluarkan "bidak catur" dari papan.

Harry bertugas di Angkatan Darat Inggris selama 10 tahun, naik ke pangkat kapten, dan menggambarkan waktunya di militer sebagai tahun pembentukannya.

Tur pertamanya dilakukan di bawah pemadaman berita yang ketat untuk alasan keamanan, yang disetujui oleh media Inggris.

Dia terpaksa pulang ketika sebuah publikasi asing melanggar embargo.

Dia tidak pernah secara terbuka membahas berapa banyak pejuang Taliban yang dia bunuh. Kamera video yang dipasang di hidung helikopter Apache memungkinkan dia menilai misinya – dan menentukan dengan pasti berapa banyak yang telah dia bunuh.

"Hitungan saya adalah 25. Itu bukan angka yang membuat saya puas, tapi juga tidak membuat saya malu," tulisnya.

Dia membenarkan tindakannya karena ingatannya tentang serangan 9/11 di Amerika Serikat, dan pertemuan selanjutnya dengan keluarga korban.

Mereka yang bertanggung jawab dan simpatisan mereka adalah "musuh kemanusiaan" dan melawan mereka adalah tindakan balas dendam atas kejahatan terhadap kemanusiaan, tambahnya.

Harry sejak itu menyuarakan keprihatinan tentang keamanannya, bukan hanya karena status kerajaannya tetapi juga karena waktunya berperang di luar negeri.

The Telegraph mengutip kutipan dari otobiografi versi Spanyol yang diperolehnya, setelah secara keliru dijual di toko buku pada hari Kamis sebelum ditarik. @fen/ap/afp/dailysabah.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.