Oknum Pengasuh Ponpes di Mojokerto Diduga Rudapaksa Santriwati
ED
Editor
Fendy Sy Citrawarga
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:10 WIB
VISI.NEWS | MOJOKERTO - Pengasuh pondok pesantren(ponpes) di Kabupaten Mojokerto berinisial AM (52) diduga melakukan rudapaksa atau pemerkosaan santriwati. Perbuatan bejat kepada korban yang masih berusia 14 tahun itu dilaporkan ke polisi.
Aksi pencabulan atau pemerkosaan itu dilakukan di salah satu kamar asrama santri putri yang kosong tidak ditempati sejak 2018. Peristiwa tak senonoh itu kemudian diadukan korban ke orang tuanya.
Tak terima, anaknya dinodai pimpinan ponpes, orang tua korban melapor ke Polres Mojokerto, pada Jumat (15/10/2021) pekan lalu.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo membenarkan, pihaknya menerima laporan kasus dugaan pencabulan atau pemerkosaan tersebut.
“Benar, kami hari Jumat yang lalu kami menerima laporan adanya kasus persetubuhan dan pencabulan,” katanya mengutip SuaraMalang.id dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Selasa (19/10/2021).
Dijelaskannya, korban seorang anak gadis berusia 14 tahun dan mengaku telah dicabuli dan disetubuhi oleh pengasuh ponpes di Mojokerto. Kekinian, kasus tersebut naik ke tahap penyidikan.
“Para saksi sudah kami periksa, korban sudah kami visum. Senin kemarin, sudah kami periksa terlapor. Korban merupakan santri atau yang mondok di pondok milik terlapor. Kami baru memeriksa saksi-saksi dan korban apakah ada korban lain, masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.
Kasat menjelaskan, pihaknya masih melakukan pendalaman dan serius melakukan penangganan. Pasca menerima laporan langsung melakukan gelar perkara, memeriksa saksi-saksi karena bentuk komitmen Polres Mojokerto untuk melindungi hak anak di Indonesia. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!