Nyawa Pegowes Kembali Melayang, Bandung Darurat Jalan Aman?
Suara yang lebih tegas datang dari komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia.
Komunitas yang selama ini aktif memperjuangkan transportasi ramah pesepeda tersebut menilai keselamatan jalan tidak boleh berhenti menjadi slogan.
B2W mendesak pemerintah pusat maupun pemerintah daerah segera menghadirkan langkah konkret melalui pembangunan infrastruktur sepeda yang aman dan saling terhubung, penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelanggaran lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan rentan, evaluasi menyeluruh terhadap ruas-ruas jalan yang berulang kali memakan korban jiwa, serta menjadikan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perencanaan transportasi.
Desakan tersebut bukan tanpa alasan.
Selama bertahun-tahun, berbagai kota di dunia menunjukkan bahwa keselamatan pesepeda meningkat ketika tersedia jalur sepeda yang terpisah dari lalu lintas kendaraan bermotor, pengaturan kecepatan kendaraan diterapkan secara konsisten, serta desain jalan dibuat lebih ramah bagi seluruh pengguna.
Sebaliknya, ketika pesepeda dipaksa berbagi ruang dengan kendaraan besar tanpa perlindungan memadai, tingkat risiko kecelakaan akan tetap tinggi.
Bandung sesungguhnya memiliki modal besar untuk menjadi kota yang ramah pesepeda. Topografinya yang relatif mendukung di banyak kawasan, komunitas gowes yang aktif, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat menjadi kekuatan yang tidak dimiliki semua kota.
Namun modal itu akan kehilangan makna apabila keselamatan tidak menjadi prioritas.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!