Nyawa Pegowes Kembali Melayang, Bandung Darurat Jalan Aman?
Sebuah kota tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas atau kecepatan kendaraan melintas. Kota yang baik adalah kota yang mampu menjamin setiap warganya, termasuk pejalan kaki dan pesepeda, dapat berangkat dan pulang dengan selamat.
Tidak ada perjalanan yang lebih penting daripada nyawa manusia.
Kepergian Wenti Keikoro dan Dika Putra Mahardika semestinya menjadi titik balik, bukan sekadar catatan statistik kecelakaan. Keduanya adalah pengingat bahwa keselamatan pengguna jalan yang paling rentan membutuhkan perhatian nyata, bukan hanya simpati setelah tragedi terjadi.
Harapan terbesar kini sederhana namun mendesak: semoga tidak ada lagi nama berikutnya yang harus dikenang karena jalan raya gagal memberikan rasa aman bagi mereka yang memilih mengayuh sepeda. Pemerintah, aparat, perencana transportasi, dan seluruh pengguna jalan memiliki tanggung jawab bersama agar duka yang sama tidak terus berulang di Kota Bandung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!