Nusron Wahid Tekankan Integritas Saat Wisuda 568 Lulusan Politeknik Agraria STPN

Desi Rossilawati Abdul Ghofur
Selasa, 8 September 2026 | 08:56 WIB
Bagikan
Nusron Wahid Tekankan Integritas Saat Wisuda 568 Lulusan Politeknik Agraria STPN

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, saat memimpin prosesi wisuda di Pendopo Sasana Widya Bhumi Politeknik Agraria STPN, Sleman, Sabtu (05/09/2026)./visi.news/ist.

VISI.NEWS – Sebanyak 568 taruna dan taruni Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan Politeknik Agraria STPN resmi menyelesaikan pendidikan pada Tahun Akademik 2025/2026. Para lulusan diharapkan tidak hanya membawa kompetensi akademik dan kemampuan teknologi, tetapi juga menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas di bidang agraria dan pertanahan.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, saat memimpin prosesi wisuda di Pendopo Sasana Widya Bhumi Politeknik Agraria STPN, Sleman, Sabtu (05/09/2026).

Menteri Nusron menegaskan, profesi di bidang pertanahan memiliki tanggung jawab besar karena bersentuhan langsung dengan berbagai kepentingan masyarakat, mulai dari tempat tinggal, mata pencaharian, investasi, pembangunan hingga masa depan keluarga.

“Di mana pun Saudara bekerja, integritas harus dijaga. Saudara akan berhadapan dengan tanah yang menyangkut kehidupan masyarakat. Karena itu, pekerjaan di bidang pertanahan dan agraria membutuhkan tanggung jawab moral yang sangat besar,” tegas Nusron.

Menurutnya, kebutuhan terhadap sumber daya manusia di bidang agraria dan pertanahan terus berkembang seiring dengan semakin kompleksnya persoalan yang dihadapi. Karena itu, lulusan pendidikan pertanahan dituntut memiliki pemahaman yang menyeluruh, kemampuan menguasai teknologi, profesionalisme, serta karakter yang kuat.

“Kita membutuhkan SDM yang memahami persoalan pertanahan secara utuh, menguasai teknologi, mampu bekerja secara profesional, dan yang paling penting, memiliki integritas,” ujarnya.

Wisuda tahun ini menjadi momentum bersejarah karena merupakan wisuda perdana setelah Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional bertransformasi menjadi Politeknik Agraria STPN. Transformasi tersebut diharapkan semakin memperkuat sistem pendidikan vokasi dalam menyiapkan tenaga profesional yang mampu menjawab tantangan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.

Dalam kesempatan itu, Nusron juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan kepada para taruna dan taruni selama menempuh pendidikan. Penghargaan turut diberikan kepada para dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas academica Politeknik Agraria STPN yang telah berperan dalam menyiapkan generasi baru insan pertanahan.

Prosesi wisuda ditandai dengan penyerahan ijazah kepada para lulusan oleh Menteri ATR/Kepala BPN bersama Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan atribut serta penyerahan Kartu Anggota Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi (KAPTI) Agraria.

Sementara itu, Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, menyebut kelulusan para taruna dan taruni merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan kerja keras, ketekunan, dan perjuangan.

Menurutnya, wisuda perdana setelah transformasi kelembagaan menjadi momentum penting, baik bagi para lulusan maupun bagi seluruh keluarga besar Politeknik Agraria STPN.

“Kami berharap para lulusan dapat membawa ilmu dan kompetensi yang diperoleh untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang,” tuturnya.

Dalam wisuda tersebut, tiga taruni berhasil meraih predikat lulusan terbaik. Susana Nadia Putri Betan, utusan tugas belajar Kantor Wilayah BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur, meraih IPK tertinggi 3,94. Posisi berikutnya ditempati Novita Ayu Kustianingsih dari Kanwil BPN Provinsi Riau dengan IPK 3,91 serta Ni Luh Putu Ananda Pertiwi dari Kanwil BPN Provinsi Lampung dengan IPK 3,90.

Turut hadir dalam prosesi wisuda tersebut Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Kepala Kantor Wilayah BPN dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dengan lahirnya 568 lulusan baru tersebut, Politeknik Agraria STPN diharapkan terus menjadi salah satu institusi pendidikan yang berperan dalam menyiapkan SDM pertanahan yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki komitmen kuat untuk memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Tags:

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.