New Delhi Percepat Kendaraan Listrik untuk Tekan Polusi Udara
Ilustrasi./visi.news/ist.
Sementara itu, kadar partikel halus PM2.5 di New Delhi tercatat telah melampaui 300 mikrogram per meter kubik atau sekitar 20 kali lebih tinggi dibandingkan batas maksimum harian yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Berbagai upaya pemerintah sebelumnya, seperti pembatasan kendaraan berbahan bakar fosil dan penyemprotan kabut menggunakan truk air, dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap kualitas udara.
Berdasarkan analisis Centre for Science and Environment tahun lalu, emisi kendaraan menyumbang lebih dari separuh tingkat polusi udara di New Delhi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!