Nepal Tolak Tawaran Bantuan Tim SAR Asing Cari Korban Banjir Bandang

Desi Rossilawati
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39 WIB
Bagikan
Nepal Tolak Tawaran Bantuan Tim SAR Asing Cari Korban Banjir Bandang

Banjir bandang di Nepal./visi.news/afp.

Sementara itu, Amerika Serikat dan Bank Dunia menyatakan siap memberikan bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan Nepal.

Pejabat Kementerian Luar Negeri Nepal mengatakan pemerintah telah membentuk Tim Tanggap Darurat atau Emergency Response Team (ERT) untuk membantu menangani kebutuhan negara asing yang warganya terdampak banjir.

ERT tersebut dipimpin oleh wakil menteri luar negeri dan berfungsi sebagai pusat koordinasi di lingkungan Kementerian Luar Negeri Nepal.

"ERT akan berfungsi sebagai badan koordinasi pusat di dalam kementerian untuk memfasilitasi pencarian, penyelamatan, verifikasi informasi dan bantuan konsuler terkait warga negara asing yang terdampak, hilang, atau terkait insiden banjir," kata pejabat itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Nepal Lok Bahadur Poudel Chettri mengatakan kementeriannya juga telah mengirim seorang wakil sekretaris ke tim operasi khusus di Timure, Rasuwa.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan serta kondisi warga negara asing yang hilang atau tidak dapat dihubungi setelah bencana.

"Wakil sekretaris sedang berkoordinasi dengan tim keamanan di lapangan, dan informasi apa pun yang dia kumpulkan akan diteruskan langsung ke Kementerian Luar Negeri karena kami telah menerima banyak sekali pertanyaan dari kerabat mereka," kata Chettri.

Menurut Chettri, mekanisme tersebut dapat menjadi saluran koordinasi bagi pihak-pihak yang ingin memperoleh informasi mengenai warga negara asing yang hilang, termasuk kerabat warga negara yang hilang, misi diplomatik, dan organisasi internasional.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.