Hendrayana: Keberatan Pemberitaan Tempuh Hak Jawab, Bukan Intimidasi 29 Aug 2026 Tusuk Korban dengan Golok, Pria di Palabuhanratu Diamankan Polisi 29 Aug 2026 Nepal Tolak Tawaran Bantuan Tim SAR Asing Cari Korban Banjir Bandang 29 Aug 2026 Ajakan Geruduk Priangan.com Viral, Manajemen Tempuh Jalur Hukum 29 Aug 2026 Daftar Pesepakbola Remaja Termahal, Ayyoub Bouaddi di Posisi Keberapa? 29 Aug 2026 Pramono Pastikan Jakarta Kembali Normal Usai Aksi Massa 29 Aug 2026 Musa Rajekshah Raih detikSumatera Awards 2026 Berkat Kiprah Infrastruktur Sumut 29 Aug 2026 Nama Puan Tak Ada, Ini Isi Surat Komitmen RUU Perampasan Aset 29 Aug 2026 Jepang Kerahkan Tiga Helikopter Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan 29 Aug 2026 Festival Kuliner Bandung Vol. 3 Hadirkan 88 Tenant Legendaris 29 Aug 2026 Hendrayana: Keberatan Pemberitaan Tempuh Hak Jawab, Bukan Intimidasi 29 Aug 2026 Tusuk Korban dengan Golok, Pria di Palabuhanratu Diamankan Polisi 29 Aug 2026 Nepal Tolak Tawaran Bantuan Tim SAR Asing Cari Korban Banjir Bandang 29 Aug 2026 Ajakan Geruduk Priangan.com Viral, Manajemen Tempuh Jalur Hukum 29 Aug 2026 Daftar Pesepakbola Remaja Termahal, Ayyoub Bouaddi di Posisi Keberapa? 29 Aug 2026 Pramono Pastikan Jakarta Kembali Normal Usai Aksi Massa 29 Aug 2026 Musa Rajekshah Raih detikSumatera Awards 2026 Berkat Kiprah Infrastruktur Sumut 29 Aug 2026 Nama Puan Tak Ada, Ini Isi Surat Komitmen RUU Perampasan Aset 29 Aug 2026 Jepang Kerahkan Tiga Helikopter Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan 29 Aug 2026 Festival Kuliner Bandung Vol. 3 Hadirkan 88 Tenant Legendaris 29 Aug 2026

Nepal Tolak Tawaran Bantuan Tim SAR Asing Cari Korban Banjir Bandang

Desi Rossilawati
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39 WIB
Bagikan
Nepal Tolak Tawaran Bantuan Tim SAR Asing Cari Korban Banjir Bandang

Banjir bandang di Nepal./visi.news/afp.

VISI.NEWSNepal menolak tawaran bantuan berupa pengiriman tim penyelamat dari sejumlah negara untuk menangani dampak banjir, meski bencana tersebut menimbulkan korban jiwa dan masih terdapat warga yang hilang.

Pejabat senior Kementerian Luar Negeri Nepal mengatakan pemerintah telah menerima banyak permintaan resmi maupun tidak resmi dari berbagai negara dan organisasi untuk mengerahkan tim penyelamatan.

Salah satu negara yang menawarkan bantuan adalah India. Namun, pemerintah Nepal memutuskan untuk menolak tawaran tersebut. Tawaran serupa juga datang dari China dan sejumlah negara lainnya.

"Kami juga menerima permintaan serupa dari China dan negara-negara lain, tapi kami menolak permintaan tersebut," kata pejabat Kemlu, dikutip The Straits Times, Sabtu (29/8/2026).

Selain India dan China, negara yang turut menawarkan bantuan antara lain Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Sri Lanka, dan Bangladesh.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal mengatakan pihaknya menghormati keputusan pemerintah Nepal.

"Apapun permintaan yang diajukan oleh Nepal, kami akan menindaklanjutinnya," katanya.

Jaiswal mengatakan India telah mengirim lebih dari 47,5 ton bantuan kemanusiaan ke Nepal pada 28 Agustus. India juga menawarkan pengiriman jembatan Bailey dan rangka prefabrikasi untuk membantu penanganan dampak bencana.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.