Nepal Tolak Tawaran Bantuan Tim SAR Asing Cari Korban Banjir Bandang
Banjir bandang di Nepal./visi.news/afp.
VISI.NEWS - Nepal menolak tawaran bantuan berupa pengiriman tim penyelamat dari sejumlah negara untuk menangani dampak banjir, meski bencana tersebut menimbulkan korban jiwa dan masih terdapat warga yang hilang.
Pejabat senior Kementerian Luar Negeri Nepal mengatakan pemerintah telah menerima banyak permintaan resmi maupun tidak resmi dari berbagai negara dan organisasi untuk mengerahkan tim penyelamatan.
Salah satu negara yang menawarkan bantuan adalah India. Namun, pemerintah Nepal memutuskan untuk menolak tawaran tersebut. Tawaran serupa juga datang dari China dan sejumlah negara lainnya.
"Kami juga menerima permintaan serupa dari China dan negara-negara lain, tapi kami menolak permintaan tersebut," kata pejabat Kemlu, dikutip The Straits Times, Sabtu (29/8/2026).
Selain India dan China, negara yang turut menawarkan bantuan antara lain Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Sri Lanka, dan Bangladesh.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal mengatakan pihaknya menghormati keputusan pemerintah Nepal.
"Apapun permintaan yang diajukan oleh Nepal, kami akan menindaklanjutinnya," katanya.
Jaiswal mengatakan India telah mengirim lebih dari 47,5 ton bantuan kemanusiaan ke Nepal pada 28 Agustus. India juga menawarkan pengiriman jembatan Bailey dan rangka prefabrikasi untuk membantu penanganan dampak bencana.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!