Nepal Masih Cari 933 Pekerja Terjebak di Terowongan PLTA

Desi Rossilawati
Selasa, 1 September 2026 | 11:40 WIB
Bagikan
Nepal Masih Cari 933 Pekerja Terjebak di Terowongan PLTA

Banjir Bandang Nepal-Tibet./visi.news/reuters.

Palang Merah secara independen memperkirakan lebih dari 90.000 orang kemungkinan terdampak langsung akibat bencana tersebut.

Perdana Menteri Nepal, Balendra Shah, menyoroti sulitnya menyusun penilaian menyeluruh mengenai kerusakan yang terjadi pada infrastruktur sektor tenaga air yang sedang dibangun di negaranya.

"Banjir ini adalah bencana alam yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sangat menghancurkan," ucapnya.

Warga China di Nepal Masih Belum Ditemukan

Pemerintah China juga menyampaikan perkembangan terkait warga negara asing yang terdampak bencana. Beijing menyatakan 261 warga negara asing dari 23 negara belum ditemukan di Tibet.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, mengatakan koordinasi darurat terus dilakukan lintas perbatasan untuk menangani dampak bencana.

"Hampir 100 warga negara China belum dapat dihubungi di pihak Nepal," ungkapnya.

Operasi penyelamatan sempat ditangguhkan beberapa kali akibat cuaca ekstrem. Tim penyelamat juga menghadapi kekhawatiran mengenai danau bendungan alami yang terbentuk di wilayah perbatasan Nepal-China karena berpotensi memicu banjir susulan.

Lembaga penyiaran pemerintah China, CCTV, melaporkan ketidakstabilan gletser akibat efek jangka panjang pemanasan global menjadi pemicu utama bencana tersebut.

Halaman :

Tags:

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.