Pemkab Jember Gratiskan Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG 16 Jul 2026 Puluhan Siswa Alami Gangguan Pencernaan, SPPG Karangsono Dihentikan Sementara 16 Jul 2026 ATR/BPN Pastikan Pendaftaran Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat 16 Jul 2026 Reses di Kencong, Indi Naidha Prioritaskan Penguatan Kesejahteraan Sosial Warga 16 Jul 2026 Habib Syarief: Anggaran Riset Harus Diperkuat agar Kampus Indonesia Tembus 100 Besar Dunia 16 Jul 2026 Syarat Dapat Tiket Gratis Ancol saat Hari Anak Nasional 16 Jul 2026 Kemnaker Perbarui Pelatihan Pejabat Fungsional Berbasis Kompetensi 16 Jul 2026 Indonesia Masuk Negara dengan Kebebasan Akademik Terendah 16 Jul 2026 Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital 16 Jul 2026 Perjuangkan Aspirasi Rakyat Bengkulu, Erna Desak Pemerintah Benahi Pelabuhan Pulau Bai 16 Jul 2026 Pemkab Jember Gratiskan Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG 16 Jul 2026 Puluhan Siswa Alami Gangguan Pencernaan, SPPG Karangsono Dihentikan Sementara 16 Jul 2026 ATR/BPN Pastikan Pendaftaran Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat 16 Jul 2026 Reses di Kencong, Indi Naidha Prioritaskan Penguatan Kesejahteraan Sosial Warga 16 Jul 2026 Habib Syarief: Anggaran Riset Harus Diperkuat agar Kampus Indonesia Tembus 100 Besar Dunia 16 Jul 2026 Syarat Dapat Tiket Gratis Ancol saat Hari Anak Nasional 16 Jul 2026 Kemnaker Perbarui Pelatihan Pejabat Fungsional Berbasis Kompetensi 16 Jul 2026 Indonesia Masuk Negara dengan Kebebasan Akademik Terendah 16 Jul 2026 Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital 16 Jul 2026 Perjuangkan Aspirasi Rakyat Bengkulu, Erna Desak Pemerintah Benahi Pelabuhan Pulau Bai 16 Jul 2026

Miris! Gerbang TK Negeri Ngamprah Digembok, Puluhan Siswa Jalani MPLS di Rumah Warga

Desi Rossilawati Ihda Da'watul Aba
Kamis, 16 Juli 2026 | 14:23 WIB
Bagikan
/

VISI NEWS - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di TK Negeri Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, berlangsung dalam situasi yang memprihatinkan. Selama dua pekan terakhir, akses masuk ke sekolah tersebut tidak dapat digunakan setelah gerbang sekolah digembok secara sepihak akibat sengketa yang berkaitan dengan status lahan. Akibatnya, puluhan peserta didik terpaksa mengikuti kegiatan belajar di halaman rumah warga yang bersedia meminjamkan lahannya.

Sebanyak 37 siswa bersama empat guru dan seorang kepala sekolah harus menjalani aktivitas pembelajaran di luar lingkungan sekolah sejak gerbang TK Negeri Ngamprah tidak dapat diakses.

Salah seorang guru berinisial R mengungkapkan, kondisi tersebut membuat proses belajar mengajar menjadi tidak kondusif, terlebih pada hari pertama MPLS yang seharusnya menjadi momen menyenangkan bagi anak-anak usia dini.

"Hari ini anak-anak mengikuti MPLS dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Mereka hanya bisa berkegiatan di depan gerbang sekolah karena akses masuk masih digembok. Banyak anak yang sedih karena tidak bisa masuk ke ruang kelas," ujarnya kepada VISI.NEWS, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, permasalahan bermula ketika sejumlah warga mengklaim lahan tempat berdirinya TK Negeri Ngamprah merupakan fasilitas umum (fasum) milik warga. Klaim tersebut kemudian berujung pada tindakan penggembokan gerbang sekolah sehingga aktivitas pendidikan terganggu.

Tidak hanya penyegelan, para tenaga pendidik juga mengaku beberapa kali mendapat tekanan dari oknum warga yang datang ke sekolah untuk menyampaikan protes dengan nada tinggi.

"Beberapa kali warga datang ke sekolah dan melakukan protes dengan suara keras di hadapan guru-guru. Kondisi ini membuat kami merasa terintimidasi dan trauma saat menjalankan tugas sebagai pendidik," katanya.

Pihak sekolah menyebut persoalan tersebut sebenarnya telah berulang kali dibahas melalui forum mediasi. Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat bersama pemerintah desa, Babinsa, Sekretaris Daerah, Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat, serta berbagai pihak terkait telah beberapa kali melakukan koordinasi dengan warga.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.