BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026

Menteri PPPA Klarifikasi Usulan Gerbong Wanita KRL

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 10:53 WIB
Bagikan
Menteri PPPA Klarifikasi Usulan Gerbong Wanita KRL

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi./visi.news/lentera.co.id.

VISI.NEWS | JAKARTA - Pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengenai usulan pemindahan gerbong wanita KRL Commuter Line ke bagian tengah rangkaian kereta memunculkan perdebatan publik. Usulan tersebut sebelumnya disampaikan usai kunjungan ke korban kecelakaan kereta di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi, Jawa Barat, yang kemudian viral di media sosial dan menuai beragam respons dari masyarakat.

Dalam perkembangan terbaru, Arifah menyampaikan permohonan maaf kepada publik melalui akun resmi Instagram Kementerian PPPA. Ia mengakui bahwa pernyataannya dalam situasi pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur tidak disampaikan secara tepat dan dapat menimbulkan salah tafsir di masyarakat.

"Terkait pernyataan saya pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Untuk itu saya memohon maaf sebesar besarnya kepada seluruh masyarakat khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut," kata Arifah.

Dari sisi konteks, pernyataan tersebut muncul dalam suasana duka setelah kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo yang menabrak bagian belakang KRL yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Insiden ini menimbulkan korban jiwa dan luka luka, yang seluruhnya dilaporkan berasal dari gerbong wanita. Situasi ini kemudian menjadi latar belakang munculnya usulan evaluasi terhadap penempatan gerbong khusus perempuan dalam rangkaian KRL.

Arifah sebelumnya menjelaskan bahwa usulan tersebut berangkat dari diskusi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia terkait alasan teknis penempatan gerbong wanita di bagian depan atau belakang rangkaian. Ia menyebut bahwa selama ini posisi tersebut dipilih untuk alasan kenyamanan dan menghindari kepadatan penumpang di titik tertentu.

Namun dalam pernyataan lanjutan, ia menegaskan bahwa tidak ada maksud untuk mengabaikan aspek keselamatan penumpang lain ataupun mereduksi kebijakan yang sudah berjalan. Ia menyampaikan bahwa masukan tersebut semata mata merupakan bagian dari refleksi pascakejadian.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.