Mengenal dan Mengamal Thariqah
Artinya, "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram," (QS. ar-Ra’d : 28).
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ
Artinya, "Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku," (QS. al-Baqarah : 152).
Tempat
Dalam sejarah perkembangan tasawuf dan tarekat, dikenal berbagai istilah yang mengacu kepada tempat pendidikan dan pelatihan rohani. Ada yang mengistilahkannya sebagai zawiyah, yang secara harfiah berarti ‘pojok’. Penamaan ini ada hubungannya dengan cikal bakal kehidupan tasawuf dalam Islam, yakni para sahabat yang menempati salah satu pojok masjid Nabawi di Madinah. Mereka dikenal sebagai Ahlus-Shuffah.
Ada pula yang menyebut ribath, yang secara harfiah berarti tempat mengikat. Para sufi menempati ribath seakan-akan sedang mengikatkan jiwanya agar tidak liar, tetap jinak dan berserah kepada Allah. Dalam perkembangannya, majelis tempat para salik mengamalkan suluk, zikir, khalwat, dan berbagai wirid tarekat dinamakan dengan surau, sebagaimana yang akrab di kalangan tarekat Naqasyabandiyah al-Khalidiyah yang ada korelasinya dengan kebudayaan Melayu yang menjadi basis kultural mursyid tarekat ini.
Ada lagi yang mengistilahkan tempat pelatihan ruhani para murid dan syaikhnya sebagai pondok. Di sana mereka berkumpul guna mengadakan kegiatan-kegiatan keruhanian dan latihan-latihan spiritual. Dalam istilah lain, pondok juga merupakan nama lain dari pesantren.
Adab
Adab adalah etika hubungan salik dengan syaikh atau gurunya. Menurut Ibnu ‘Arabi, seorang salik di hadapan gurunya harus bersikap bagaikan mayat yang berada di tangan orang yang memandikannya. Selain itu, salah satu adab salik kepada guru adalah tidak boleh berburuk sangka. Tidak boleh duduk di tempat yang biasa dipakai oleh guru. Tidak boleh memakai barang yang biasa dipakai oleh gurunya. Ia harus turut dan patuh terhadap perintah guru. Dan masih banyak lagi adab dan akhlak lainnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!