Mengenal Hari Tasyrik: Makna, Jadwal, dan Amalan Setelah Idul Adha
Ilustrasi./visi.news/ai.
VISI.NEWS | BANDUNG - Setelah pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah pada 27 Mei 2026, umat Islam memasuki rangkaian Hari Tasyrik yang berlangsung selama tiga hari berturut turut. Dalam kalender Hijriah, Hari Tasyrik jatuh pada 11 hingga 13 Zulhijah atau bertepatan dengan 28 sampai 30 Mei 2026.
Mengacu pada penjelasan Imam Nawawi dalam Al Minhaj Syarh Shahih Muslim yang dikutip dari buku Rahasia dan Keutamaan Puasa Sunah karya Abdul Wahid, Hari Tasyrik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suasana hari raya Idul Adha. Karena itu, umat Islam dilarang berpuasa pada hari hari tersebut sebagaimana larangan puasa saat Idul Adha.
Selain menjadi waktu memperbanyak takbir dan zikir, Hari Tasyrik juga memiliki makna historis dalam tradisi kurban. Istilah 'Tasyrik' merujuk pada kebiasaan menjemur daging kurban di bawah sinar matahari sebagai metode pengawetan pada masa lalu.
Berikut jadwal Hari Tasyrik 2026:
- Kamis, 28 Mei 2026: Hari Tasyrik pertama
- Jumat, 29 Mei 2026: Hari Tasyrik kedua
- Sabtu, 30 Mei 2026: Hari Tasyrik ketiga
Dalam perspektif ibadah haji, hari hari Tasyrik menjadi fase penting bagi jemaah yang berada di Mina. Berdasarkan penjelasan dalam buku Seri Fiqih Kehidupan karya Ahmad Sarwat, jemaah melaksanakan mabit, melempar jumrah, memperbanyak doa, serta menjaga salat selama masa tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!