Star Energy Geothermal Salak Ajak Pelajar Sukabumi Mengenal Satwa Gunung Salak

Desi Rossilawati Andri Somantri
Jumat, 5 Juni 2026 | 21:38 WIB
Bagikan
Star Energy Geothermal Salak Ajak Pelajar Sukabumi Mengenal Satwa Gunung Salak

Pelajar SDN Pasirwalang, Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan Eco Kids Festival yang digelar Star Energy Geothermal Salak Ltd. (SEGS) di momen peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Rabu (3/6/2026)./visi.news/ist.

VISI.NEWS | SUKABUMI - Suasana kelas SDN Pasirwalang, Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, mendadak riuh ketika gambar Elang Jawa muncul di layar. Beberapa siswa berebut menjawab nama satwa tersebut, sementara yang lain penasaran apakah hewan itu masih hidup di hutan Gunung Salak.

Momen itu menjadi bagian dari kegiatan Eco Kids Festival yang digelar Star Energy Geothermal Salak Ltd. (SEGS) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Rabu (3/6/2026). Melalui kegiatan edukatif dan interaktif, siswa-siswi diajak mengenal lebih dekat kekayaan keanekaragaman hayati yang hidup di kawasan Gunung Salak.

Dalam sesi pengenalan satwa, tim SEGS memperkenalkan tiga satwa kunci kawasan Gunung Salak, yakni Elang Jawa, Owa Jawa, dan Macan Tutul Jawa. Ketiganya merupakan indikator penting kesehatan ekosistem hutan.

Anak-anak ternyata sangat antusias. Mereka banyak bertanya apakah satwa-satwa ini masih bisa ditemukan di Gunung Salak dan bagaimana cara menjaganya agar tidak punah,” ujar Safety Health & Enviromental Engineer SEGS Shefira Herlindya Putri.

Ia menjelaskan, Elang Jawa merupakan satwa endemik Pulau Jawa sekaligus predator puncak yang keberadaannya menandakan rantai makanan di hutan masih terjaga. Sementara Owa Jawa berperan penting membantu penyebaran biji-bijian untuk regenerasi alami hutan, dan Macan Tutul Jawa menjaga keseimbangan populasi satwa lain di alam.

Tak hanya mengenal satwa liar, para siswa juga diajak mengenali berbagai jenis tumbuhan khas kawasan Gunung Salak seperti puspa, rasamala, saninten, pasang, kayu manis, huru, dan pakis. Melalui kuis dan permainan sederhana, anak-anak belajar bahwa pohon dan tumbuhan hutan memiliki peran penting dalam menjaga sumber air, kualitas tanah, hingga menjadi rumah bagi berbagai satwa liar.

Kegiatan semakin meriah ketika siswa diajak mengikuti sesi edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Materi disampaikan dengan pendekatan ringan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari larangan membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah di area kering, hingga pentingnya segera melapor jika melihat tanda-tanda kebakaran.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.