Mengamalkan Ataqah Shugra dan Kubra
Artinya: “Ulama telah sepakat bahwa memohonkan ampunan, mendoakan, bersedekah, berhaji, dan memerdekakan budak itu bermanfaat bagi mayit dan pahalanya sampai kepadanya”. (Imam Muhammad al-Dimasyqi, Rahmatul Ummah, hal: 70)
Hal ini berbeda dengan menghadiahkan pahala dzikir dan bacaan Al-Qur’an untuk mereka dimana terjadi perberbedan pendapat di antara sebagian ulama seperti Imam Nawawi yang menyatakan sebagai berikut:
وَاسْتَحَبَّ العُلَمَاءُ قِرَاءَةَ القُرْآنِ عِنْدَ القَبْرِ لِهذَا الحَدِيْثِ لِأَنَّهُإِذَا كَانَ يُرْجَى التَّخْفِيْفُ بِتَسْبِيحِ الجَرِيْدِ فَتِلَاوَةُ القُرْآنِ أَوْلَى
Artinya: “Ulama menyunahkan membacakan Al-Quran di atas kubur karena hadits ini, sebab jika syafaat tasbih pelepah kurma diharapkan bisa meringankan siksaan mayit, maka membacakan Al-Qur'an lebih utama”. (Imam Nawawi, Syarah Muslim, juz 3, hal. 202)
Senada dengan Imam Nawawi,Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitab Fathu al-Bari mengatakan sebagai berikut:
وَقَدْ قِيْلَ أَنَّ المَعْنَى فِيْهِ أَنَّهُ يُسَبِّحُ مَا دَامَ رَطْبًا فَيُحَصَّلُ التَخْفِيْفُ بِبَرَكَةِ التَّسْبِيْحِ وَعَلَى هذَا، فَيَطَّرِدُ فِيْ كُلِّ مَا فِيْهِ رُطُوْبَةٌ مِنَ الأَشْجَارِ وَغَيْرِهَا وَكَذلِكَ فِيْمَا فِيْهِ بَرَكَةٌ كَالذِّكْرِ وَتِلَاوَةِ القُرْآنِ مِنْ بَابِ الأَوْلَى
Artinya:“Dan telah dikatakan bahwa makna dalam hadits tersebut, sesungguhnya pelepah kurma akan membacakan tasbih kepada mayit selama masih basah, dan keringanan siksaan akan didapatkan dengan barakah tasbih tersebut. Atas dasar ini akan berlaku terhadap apa saja yang masih basah baik dari pepohonan atau yang lain-nya, begitu juga terhadap apa saja yang mengandung barakah seperti dzikir dan membacakan Al-Qur’ an dan bahkan hal ini adalah lebih utama”. (Ibnu Hajar al-Qusthalani, Fathu al-Bari, juz 1, hal. 320).
Intinya dari dua kutipan di atas kedua ulama tersebut mengatakan bahwa dzikir dan bacaan Al-Qur’an pahalanya bisa sampai pada mayit berdasarkan hadist yang menceritakan bahwa suatu ketika Rasulullah mendengar rintihan seseorang yang disiksa di dalam kubur. Beliau lalu menaruh pelepah kurma yang masih segar di atas kuburannya agar mayit tersebut diringankan siksaanya lantaran syafaat tasbih pelepah kurma.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!