Membongkar Stigma Kripto: Aman dan Potensial, Tips Hindari Penipuan!
"Meskipun sejalan dengan ekspektasi pasar, keputusan The Fed tersebut seharusnya mendorong permintaan pembeli terhadap BTC dan pasar kripto yang lebih luas.
Pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell juga ramah terhadap pasar kripto, walaupun tidak menanggapi ekspektasi penurunan suku bunga. Komentar tersebut tidak hawkish seperti yang dikhawatirkan pasar. The Fed akan mempertahankan suku bunga stabil pada bulan Mei dan Juni, dengan kemungkinan penurunan pertama pada akhir tahun ini," kata Fyqieh.
Melemahnya Bitcoin juga disebabkan oleh arus keluar ETF Bitcoin yang terus berlanjut.
Sentimen penghindaran risiko investor terlihat jelas di dana ETF BTC, di mana investor telah menarik modalnya selama berhari-hari. Pada tanggal 1 Mei, ETF ini memiliki total aliran kumulatif sebesar US$11,942 miliar, turun sekitar 10% dari puncak lokalnya sebesar US$12,925 miliar pada minggu lalu.
Analisis Harga Bitcoin dan Peluang Pembelian
Harga Bitcoin anjlok atau diperdagangkan sideways setelah halving, sehingga memicu opini bahwa aktivitas harga BTC bisa menurun seiring dengan berlanjutnya arus keluar ETF. Menurut Fyqieh, pasar Bitcoin kemungkinan akan mengalami jeda dari harga yang lebih tinggi untuk beberapa waktu setelah halving.
Dari sisi analisis teknikal, BTC saat ini berada dalam posisi yang nyaman di bawah EMA 50 hari, sementara tetap di atas EMA 200 hari, memberikan sinyal bearish dalam jangka pendek namun bullish dalam jangka panjang.
Pergerakan harga Bitcoin akan dipengaruhi oleh potensi penembusan dari level resistensi sebesar US$60.365, yang dapat mendorong pembeli menuju EMA 50 hari dan level resistensi US$64.000. Namun, tekanan jual mungkin meningkat di level resistensi US$64.000, karena EMA 50 hari bertemu dengan level resistance.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!