Realisasi Anggaran ATR/BPN Capai 95,73 Persen, DPR Minta Penguatan Akuntabilitas Kinerja 17 Jul 2026 Pelaku Jual HP dan Gadaikan Motor Korban Pembunuhan di Sagaranten 17 Jul 2026 Mayat Perempuan di Kebun Jati Sagaranten Merupakan Korban Pembunuhan 17 Jul 2026 Mayat Bayi dalam Kantong Ditemukan di Sungai Cipelang Sukabumi 17 Jul 2026 Melihat Antusias Siswa Sukabumi Ikuti Edukasi Mitigasi Bencana di Masa MPLS 17 Jul 2026 Bupati Jember Tegaskan Sekolah Bersih dari Titipan dan Pungli 17 Jul 2026 Sejumlah Desa di Sukabumi Ajukan Bantuan Air Bersih Dampak Kekeringan 17 Jul 2026 Tiket Final Spanyol Vs Argentina Tembus Rp1 Miliar 17 Jul 2026 Super Air Jet Siapkan Delapan Rute Langsung dari dan ke Bandara Husein Bandung 17 Jul 2026 Kejagung Sebut Febrie Tersangka di Kasus Korupsi dan TPPU Asabri 17 Jul 2026 Realisasi Anggaran ATR/BPN Capai 95,73 Persen, DPR Minta Penguatan Akuntabilitas Kinerja 17 Jul 2026 Pelaku Jual HP dan Gadaikan Motor Korban Pembunuhan di Sagaranten 17 Jul 2026 Mayat Perempuan di Kebun Jati Sagaranten Merupakan Korban Pembunuhan 17 Jul 2026 Mayat Bayi dalam Kantong Ditemukan di Sungai Cipelang Sukabumi 17 Jul 2026 Melihat Antusias Siswa Sukabumi Ikuti Edukasi Mitigasi Bencana di Masa MPLS 17 Jul 2026 Bupati Jember Tegaskan Sekolah Bersih dari Titipan dan Pungli 17 Jul 2026 Sejumlah Desa di Sukabumi Ajukan Bantuan Air Bersih Dampak Kekeringan 17 Jul 2026 Tiket Final Spanyol Vs Argentina Tembus Rp1 Miliar 17 Jul 2026 Super Air Jet Siapkan Delapan Rute Langsung dari dan ke Bandara Husein Bandung 17 Jul 2026 Kejagung Sebut Febrie Tersangka di Kasus Korupsi dan TPPU Asabri 17 Jul 2026

Melihat Antusias Siswa Sukabumi Ikuti Edukasi Mitigasi Bencana di Masa MPLS

Desi Rossilawati Andri Somantri
Jumat, 17 Juli 2026 | 21:58 WIB
Bagikan
Melihat Antusias Siswa Sukabumi Ikuti Edukasi Mitigasi Bencana di Masa MPLS

Personel BPBD Kabupaten Sukabumi saat menyampaikan materi sosialisasi mitigasi bencana dalam pelaksanaan MPLS di SMP IT Adzkia, Kecamatan Cisaat, Kamis (17/7/2026)./visi.news/Andri.

VISI.NEWS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menjadi pemateri sosialisasi mitigasi bencana dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP IT Adzkia, Kecamatan Cisaat, Kamis (17/7/2026).

Peserta didik diberikan pembekalan mengenai dasar-dasar kebencanaan, mulai dari pengertian bencana, berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di Kabupaten Sukabumi, hingga langkah-langkah mitigasi yang perlu dilakukan saat menghadapi kondisi darurat.

Selain penyampaian materi secara teori di dalam kelas, para siswa juga mengikuti simulasi penanggulangan bencana di lingkungan sekolah. Dalam simulasi tersebut, mereka mempraktikkan prosedur penanganan keadaan darurat, termasuk teknik dasar memberikan pertolongan pertama kepada korban bencana.

Selain diikuti siswa baru dalam rangkaian MPLS, kegiatan tersebut juga melibatkan siswa kelas VIII dan IX agar seluruh peserta didik memiliki pemahaman dan kesiapan yang sama dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan sekolah maupun sekitarnya.

Sekretaris BPBD Kabupaten Sukabumi, Yuni Sri Heryanti, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi tingginya indeks risiko bencana di Kabupaten Sukabumi sehingga edukasi kebencanaan sejak dini dinilai sangat penting.

“Karena kita tahu Kabupaten Sukabumi memiliki indeks risiko bencana yang tinggi. Jadi kita mulai dari anak-anak, bagaimana mereka melakukan upaya mitigasi sehingga ketika terjadi bencana dapat mengurangi risiko,” ujarnya.

Ia menambahkan, materi mitigasi bencana sejalan dengan program Dinas Pendidikan yang mendorong terwujudnya sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

“Bagaimana sekolah itu menjadi sekolah yang aman dan nyaman, salah satunya adalah aman dari bencana,” katanya.

Oleh karena itu, BPBD mendorong seluruh sekolah di Kabupaten Sukabumi untuk terus membekali peserta didik dengan pengetahuan mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Upaya tersebut diharapkan mampu menjadikan lingkungan sekolah aman dan nyaman.

"Ini memang menjadi bagian yang perlu dilakukan oleh pihak sekolah, sehingga sekolah-sekolah di Kabupaten Sukabumi dapat menjadi lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik," pungkasnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.