Mayat di Perkebunan Jati Sagaranten Merupakan Perempuan Dewasa
Mayat tanpa identitas ditemukan di area perkebunan jati, Kampung Cimahi RT 005/002, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Senin (13/7/2026)./visi.news/ist.
Mayat tersebut ditemukan pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 08.30 WIB di area perkebunan jati milik PT Indah Bumi Plantasi (IBP), Kampung Cimahi RT 005/002, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Penemuan bermula saat seorang karyawan PT IBP, Denda Hidayat (58), tengah memperbaiki jalan di kawasan perkebunan.
Ketika bekerja, saksi mencium bau menyengat. Setelah menelusuri asal bau dari semak-semak di sekitar lokasi, ia menemukan sesosok kerangka manusia dan kemudian melaporkan temuannya kepada atasannya lalu diteruskan kepada pihak kepolisian.VISI.NEWS - Mayat yang ditemukan di kebun jati di wilayah Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, berjenis kelamin perempuan berdasarkan hasil pemeriksaan tim forensik.
Mayat yang ditemukan dalam kondisi menjadi kerangka dan telah mengalami pembusukan, dibawa pihak kepolisian dan diterima tim forensik di RS Bhayangkara Setukpa Sukabumi Pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 20.50 WIB. Selanjutnya, dokter forensik bersama dokter gigi forensik melakukan visum luar dan dalam.
“Kami lakukan pemeriksaan visum luar dan dalam pada hari ini, 15 Juli 2026, dimulai pukul tadi sekitar jam 11.00 oleh dokter forensik dan dokter gigi forensik,” kata IPDA drg. Yurinda Reygita, Pamin Ur Yan Dokpol RS Bhayangkara Setukpa Sukabumi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kerangka, tim dokter forensik menyimpulkan bahwa jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan. Kesimpulan itu diperkuat oleh hasil pemeriksaan dokter gigi forensik.
“Dokter forensik melalui tulang-tulang jenazah, kami dapatkan, bahwa jenazah berjenis kelamin perempuan. Diperkuat dari dokter gigi forensik,” ujarnya.
Selain jenis kelamin, tim forensik juga memperkirakan usia jenazah berada pada kategori dewasa. "Dengan rentang usia sekitar dewasa," Imbuh Yurinda.
Dia menyatakan mayat sudah berada pada tahap pembusukan. Untuk kepentingan identifikasi lebih lanjut, tim forensik telah mengambil sampel DNA dan jaringan untuk pemeriksaan histopatologi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!